3 Warganya Terserang Cikungunya & DBD, Ketua RW 08 Depok Gandeng FKP Fogging

 107 total views,  1 views today

DEPOK, PLANET DEPOK. COM – Untuk mencegah meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cikungunya, Ketua RW 08 Kelurahan Depok, menggandeng Forum Komunikasi Persahabatan (FKP) Kota Depok, melakukan Fogging (Pengasapan).

Ketua RW 08 Kelurahan Depok Kishore Felix Malinda mengatakan, kegiatan fogging dilakukan lantaran sudah tiga keluarga di RT 02, di rawat semuanya di rumah yang terkena penyakit DBD dan Cikungunya.

“Di wilayah kami sudah ada tiga kepala keluarga warga yang terserang penyakit Cikungunya dan masih ada warganya dirawat di salah satu rumah sakit karena DBD,” katanya, Senin (24/5/21).

Kiko berharap dengan adanya kegiatan pengasapan, bisa mencegah penyebaran penyakit DBD, dan hal yang paling penting kedepannya adalah, warga harus menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan Menguras, Mengubur dan Membasmi (3M) jentik nyamuk Aedes Aegypti.

baca juga:  Wujudkan Zero New Stunting, TP PKK Depok Berikan Workshop Kepada Kader Posyandu

“Menjaga kebersihan penting, sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak,” imbuhnya.

Kiko, sapaannya bersyukur FKP mau membantu kegiatan tersebut, sehingga fogging bisa berjalan lancar.

Di samping fokus terhadap Covid-19, Dia juga sudah berkomunikasi dengan Lurah dan RT, untuk mewaspadai penyakit DBD yang kini mulai bermunculan. Karena penyakit ini juga berbahaya.

“Jadi kami imbau warga Kelurahan Depok, khususnya warga RW 08 untuk mewaspadai DBD,” himbaunya.

Menurut Kiko, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit DBD. Seperti, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

baca juga:  Koperasi Sekber Sejahtera Akhirnya Terbentuk

“Akan lebih baik lagi kerja bakti dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” harapnya.

Kiko menambahkan, saat ini pihaknya juga gencar melakukan pengasapan (fogging) untuk membasmi nyamuk dewasa. Namun, imbuhnya, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri harus terus dilakukan karena cara ini efektif memberantas jentik nyamuk.

“PSN lebih bersifat memutus rantai nyamuk sehingga sudah mati sebelum jadi nyamuk dewasa,” incarnya.

Sementara itu Ketua FKP Dedi Setiadi mengatakan, dengan kejadian maraknya pasien DBD, dirinya bersama RW 08, berinisiatif untuk berdiskusi dan berdialog dengan beberapa pengurus RW setempat, untuk mencegah terjadinya DBD menyebar ke lingkungan masyarakat.

baca juga:  Tarling, Walkot & Wawalkot Depok Dengarkan 'Curhatan' Warga Ratujaya

Menurut Dedi didampingi Mul menuturkan, kegiatan dilakukan untuk membantu warga sekitar, agar bisa terbebas dari penyakit DBD.

Dedi melanjutkan, kegiatan fogging merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemkot Depok sahabat lingkungan dan berharap dengan adanya kegiatan fogging, bisa meminalisir penyebaran nyamuk aedes agepty di lingkungan masyarakat, dan hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan 3 M.

“Saat ini ada 5 RT yang kami fogging dan kami harap, dengan adanya kegiatan ini warga bisa terhindar dari penyakit DBD dan juga bisa meningkatkan dan mempererat silaturahmi,” pungkasnya. *cky

%d blogger menyukai ini: