Ade Supriyatna: 15 Tahun PKS Sibuk Membangun Depok, Perlu Fakta Apa Lagi?

CURUG, planetdepok.com – Selama 15 tahun PKS telah memberikan orang terbaiknya untuk memimpin Kota Depok, kemajuan Depok semakin signifikan, maka jika ada yang bertanya kemana saja selama 15, jawabnya PKS sibuk membangun Depok.

“15 tahun ya sibuk membangun Depok, yang membuktikan adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah Depok sekarang, mencapai di atas 70 persen, lalu hasil-hasil pembangunan”, utas Anggota DPRD Kota Depok dari PKS Ade Supriyatna, saat ditemui di wilayah Curug, Sabtu (14/11).

baca juga:  Kasus Dugaan 2 Menteri Korupsi Berpengaruh Pada Pilkada Depok

Ia menambahkan, faktor obyektif lainnya, yakni predikat WTP 9 kali, Kota Depok tingkat kemiskinannya terendah se Indonesia dengan angka 2,07 persen, tingkat penganggurannya juga relatif rendah.

“Jadi fakta obyektif apa yang harus kami munculkan apa lagi, butuh fakta apa lagi, semua keberhasilan semua sudah lihat dan rasakan”, tegasnya.

Mengenai pembangunan Madrasah Negeri, Ade menegaskan, semua anggota Dewan tahu akan permasalahan ini, jadi jangan ada lempar batu sembunyi tangan, semua tahu sampai saat ini, kewenangan masih di Kemenag.

baca juga:  Pengamat Politik IPI : Ini Rahasia Khofifah dan Ridwan Kamil Unggul Quick Count

“Waktu itu sudah di tawarkan tanahnya oleh Pemkot, tapi sampai sekarang belum ada respon. Kita tau lah Kemenag afiliasi politiknya kemana, tapi nanti kita gesa juga, kalau mereka tidak juga mau membangunnya, Pemkot harus ambil alih, walaupun bukan kewenangannya, tapi kita akan komunikasi lagi dengan Kemenag. Secara aset sudah di siapkan tanahnya oleh Pemkot”, imbuhnya.

baca juga:  Janji Kampanye Idris - Imam Akan Atasi Penganguran & Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bicara infrastruktur, tandas Ade, selama 15 tahun ini, pembangunan infrastruktur jalan sudah diatas 95 persen.

“Mulai dari jaman Nur Mahmudi ada program betinisasi Jaling, sekarang kita juga bisa lihat Gedung Kelurahan, Kecamatan, Stadion Sepakbola yang representatif, Taman-taman sudah terbangun, jembatan sudah terbangun. Dimana gagalnya, jadi perlu fakta apa lagi”, pungkasnya . *cky

 93 total views,  1 views today

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: