Balai Penyuluhan KB Kecamatan Cimanggis Dipertanyakan

Balai Penyuluhan KB Kec. Cimanggis (foto: Riki)

CIMANGGIS, planetdepok.com – Gedung Balai Penyuluhan KB (BPKB) yang dibangun oleh Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok tahun 2018 lalu menuai pertanyaan, pasalnya konstruksi bagunan tersebut tidak direhab total, melainkan bangunan lama dan kusen jendelanya pun, masih menggunakan kusen kayu yang lama. Cat pada tembok luarpun sebagian sudah mengelupas.

Hasil pantauan, BPKB Kec. Cinere Kota Depok, konstruksinya dibangun dari awal, meskipun kusen jendelanya menggunakan kusen kayu. Sedangkan BPKB Kec. Pancoran Mas, bangunannya juga existing lama yang tidak dibongkar, namun kusen jendelanya semua memakai alumunium.

Hal demikian menimbulkan pertanyaan masyarakat. Seperti yang diungkapkan Budi, warga Depok saat jumpa di kantin Kec. Cimanggis, Selasa (26/3/19). Dia merasa heran melihat bangunan tersebut keliatan baru tapi nampaknya lama, lantaran kusen jendela samping dan belakang memakai kayu, namun rangka jendela kaca samping memakai alumunium, sehingga terkesan main-main dalam membuat bangunan tersebut.

“Ini yang bangun main-main apa gimana, lucu ini, ada jendela kusennya kayu tp jendela kacanya alumunium. Tanggung banget ini ngerjainnya”, tukasnya.

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga DPAPMK Ani Rahmawati, belum lama ini menjelaskan, tahun 2018 lalu, BKKBN memberikan Dana kepada Pemerintah Kota Depok, untuk membangun BPKB di 4 Kecamatan berbeda, yakni Pancoran Mas, Cilodong, Cimanggis dan Cinere.

“Dananya dari BKKN, sudah ditentukan pusat untuk membangun Balai Penyuluhan KB, luas 50m persegi. Kita bangun di 4 Kecamatan berbeda dengan biaya yang berbeda”, terangnya, Jumat (22/3/19).

Perencanaan awal, menurut Ani, spesifikasi (spek) semua bangunan tersebut menggunakan kusen alumunium.

Salah satu staf Kec. Cimanggis mengatakan, bangunan tersebut memang bangunan lama, oleh DPAPMK Depok diubah fungsinya jadi  Balai Penyuluhan KB. Namun selama pembuatannya pihak Kec. Cimanggis tidak tahu menahu soal spesifikasi bangunan tersebut. Kontraktor Pelaksana pekerjaan bangunan itu disinyalir  mengerjakan bangunan yang sama di kecamatan lain. “Pemborongnya pernah bilang, lagi mengerjakan juga bangunan yang sama dengan ini di kecamatan lain.  kalau tidak salah di Kecamatan Cinere atau Cilodong”, ujarnya.

Camat Cimanggis, Eman Hidayat tidak berada di Kecamatan Cimanggis, sehingga tidak bisa dikonfirmasi mengenai pembangunan gedung tersebut.

Selain memakai kusen kayu, cat tembok luar depan dan samping, sudah terkelupas dan rontok sebagian, padahal belum setahun dikerjakan. *cky

 276 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: