Benahi Transportasi Publik, Tahun 2022 Dishub Depok Akan Optimalisasi JRC & BRT

Kadishub Kota Depok Dadang Wihana
PENGASINAN, planetdepok.com – Guna menyusun dan menampung usulan warga masyarakat untuk program kegiatan tahun 2022, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Gonku Nursery, Setu Pengasinan, Selasa (23/2/21).

Dengan mengangkat tema Berkolaborasi Mewujudkan Transportasi yang Berkelanjutan dan Berkeselamatan, dalam forum OPD tersebut, Dishub mengambil 3 agenda prioritas, merujuk pada RPJMD Walikota terpilih yangg kini sedang di susun oleh Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Depok, dikolaborasikan dengan masukan secara bottom up.

baca juga:  El-Fazz Bersama B'erl Berikan Bantuan Kepada 25 TPA & TPQ Pontir di Hari Santri

“Kita ambil 3 agenda prioritas, satu terkait penataan infrastruktur penataan ruas jalan simpang, yang nanti akan di sampaikan ke BP4D dan PUPR. Lalu yang langsung tupoksi kita yakni, agenda Manajemen lalu lintas dan agenda Transportasi publik”, jelas Kadishub Kota Depok Dadang Wihana, usai Forum OPD, Selasa (23/2/21) di Gonku Nursery, Pengasinan, Sawangan, Kota Depok.

Dia menerangkan, manajemen Lalu Lintas (Lalin) yakni, prioritaskan jalan di Depok bermarka dan berambu, lantaran dinilainya masih sangat kurang, lalu penyediaan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) , lalu traffic light .

baca juga:  Sidang Paripurna, Ketua DPRD Usir Kepala BKPSDM

“Itu akan kita mulai coba gerakkan kembali, terkait dengan Joyful Traffic Managemen atau Jotram”, ulasnya.

Sedangkan untuk agenda Tansportasi Publik, Dadang memprioritaskan untuk optimalisasi Jabodetabek Residence Connection (JRC) dan Bus Rapid Transit (BRT) atau lebih populer dikenal masyarakat dengan sebutan Busway.

“Selain itu, kita akan terus mengelolakan angkot ber AC. Pembicaraan saat ini tertunda karena pandemi, sebab kita harus kerjasama dengan Organda, namun saat ini pembiayaannya terganggu karena pandemi Covid”, paparnya.

Sementara, dalam mengatasi kemacetan, tambahnya, dilakukan secara manajemen rekayasa Lalin, disimpang dilakukan oleh petugas.

baca juga:  Idris Banyak Belain Ojol, GDB Komandoi Anggotanya Pilih Idris - Imam

“Ada hal yang belum kita selesaikan, terutama penataan ruas jalan dan penataan simpang. Alhamdulillah BP4D tahun depan anggararkan penataan simpang”, ujarnya.

Lebih jauh lagi, Dadang memaparkan, terkait dengan pengadilan penduduk, baginya, seberapa besar pun upaya yang dilakukan tetapi kalau pertumbuhan penduduk tinggi, maka kebutuhan layanan transportasi pun akan terus tinggi, maka transportasi publik ke depan akan Dishub benahi. *cky

 39 total views,  1 views today

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: