Biaya Pembuatan Biopori Capai 636 Juta, Camat Panmas Akan Akses Dana CSR

 218 total views,  2 views today

PANCORAN MAS, planetdepok.com – Camat Pancoran Mas Utang Wardaya didampingi sekretaris Camat Syaiful Hidayat dan Lurah Pancoran Mas Suganda, ketua LPM Mamat Labet bersama jajaran para RW dan RT sekelurahan Pancoran Mas, karang taruna, Kader PKK, Pokja III, secara bersama membuat biopori di rumah Ketua RW 10, Sabtu (03/04/2021).

Utang Wardaya menyampaikan, program pemerintah 100 ribu lubang resapan biopori yang dicanangkan oleh Wali Kota Depok, dilombakan oleh DLHK Depok dan berhadiah cukup besar nilainya.

“Saya minta karang taruna untuk support kegiatan ini secara langsung, kecamatan dan kelurahan sebagai katasilator dipencanangan dan fasilitator terkait sarana dan pra-sarana.”tuturnya.

baca juga:  Masuk Kota Depok Wajib Tunjukkan SDKM & Isoman di KSTJ

Masih dari Utang, standar pembuatan lubang resapan per RT minimal adalah 20 titik. Adapun secara tehnis satu pipa, bisa dapat empat bagian, apabila 20 titik memerlukan 5 pipa dengan harga semuanya sekitar Rp 1jutaan , dengan asumsi 1 pipa seharga Rp 200 ribu.

” Arahan dari Bapak Wali Kota Depok, pembuatan lubang resapan biopori itu adalah 20 titik, lebih juga boleh. Jumlah RT di Kecamatan Pancoran Mas ada 636 RT x 20 titik.” ungkapnya.

baca juga:  Tingkatkan Kinerja, DLHK Evaluasi Pegawai UPS

Dikatakan oleh Utang Wardaya, pembuatan lubang resapan biopori ini tidak asal buat, namun dapat berfungsi menampung air hujan dan atau, sebelum air langsung ke got dan atau kekali.

Dalam.pembuatan lubang resapan biopori, lebih diutamakan pada ruang terbuka, sarana sosial. Semisal, buangan air mushala, masjid dan ruang terbuka.

“Agar dipetakan terlebih dahulu oleh pak RT sebelum melakukan pembuatan lubang resapan biopori, sehingga nantinya ada dampak yang signifikan dengan adanya lubang biopori.” paparnya.

baca juga:  Tuai Polemik, Walikota Depok Siap Batalkan Larangan Bukber

Peran serta masyarakat dalam.pembuatan lubang biopori, tambahnya, juga dinilai. Ketua RW juga akan buat laporan pembuatan lubang resapan biopori, namun.perlu edukasi dan sosialisasi, agar warga kemudian dapat tergerak untuk melakukan pembuatan lubang resapan biopori.

“Kecamatan akan menggandeng beberapa penggiat lingkungan untuk mengakses Corporate Social Responsibility (CSR). Kecamatan Pancoran Mas ada 636 RT , berarti ada dana partisipasi sejumlah Rp 636 juta , dimana setiap RT membuat lubang resapan biopori 20 titik dengan biaya Rp 1 juta.” pungkas Utang.*cky

%d blogger menyukai ini: