BKD DPRD Depok Periksa HTJ Terkait Dugaan Penganiayaan Supir Truk

BKD DPRD Depok saat memeriksa Wakil Ketua DPRD Depok HTJ (foto: jrd)

BKD DPRD Depok saat memeriksa Wakil Ketua DPRD Depok HTJ (foto: jrd)
GDC, Planetdepok.com – Desakan sejumlah masyarakat agar Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Depok akhirnya memanggil dan memeriksa Wakil Ketua DPRD Depok, H Tajudin Tabri, terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap sopir turuk, yang aksinya viral beberapa hari lalu, akhirnya terlaksana.

BKD DPRD Depok menurut Ketua BKD DPRD Depok Hj Rezky M Noor, melakukan klarifikasi secara mendalam kepada politisi Partai Golkar tersebut.

“Pemeriksaan sudah kami lakukan kemarin dan sudah selesai, seluruh Anggota BKD hadir dalam pemeriksaan tersebut,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Ia mengatakan, seluruh anggota BKD melontarkan sejumlah pertanyaan kepada pria yang akrab disapa HTJ itu.

Baca Juga:  Dapur Umum Kelurahan Grogol, Kepedulian Bersama Terhadap Warga Isoman

“Kami panggil yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi kejadian itu, karena selama ini ia belum melakukan klarifikasi, baik kepada ketua maupun anggota BKD,” paparnya.

Dalam proses tersebut, lanjutnya, HTJ menyampaikan permohonan maaf kepada BKD dan seluruh Anggota DPRD Depok, atas prilakunya yang tidak mencerminkan anggota dewan.

“Yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya saat itu capek dan emosi. Ia juga mengaku bahwa sudah minta maaf kepada sopir truk,” terangnya.

Rezky menyampaikan, Anggota BKD yang terdiri dari Hj Qonita Lutfiyah, Hj Supriatni, H Igun Sumarno dan Frans Samosir, dituntut oleh masyarakat untuk memanggil HTJ.

Baca Juga:  Pemkot Depok Gelontorkan Rp. 400 Juta Untuk Kegiatan Formi

“Hasil dari pemanggilan itu, kami minta Pak HTJ membuat surat pernyataan dan meminta maaf kepada seluruh Anggota DPRD dan masyarakat, agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar etik serta menurunkan marwah DPRD Depok,” tandasnya.

Wanita yang akrab disapa Mak Kiki itu mengungkapkan, proses pemanggilan HTJ berjalan lebih dari satu jam.

“Atas peristiwa tersebut kami merasa malu dan sedih. Mudah-mudahan ini tidak terulang lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, desakan BKD untuk memproses HTJ secara etik gencar disuarakan. Bahkan, mantan Ketua DPRD Depok, H Rintis Yanto meminta BKD bertindak tegas atas HTJ, lantaran telah mencoreng dan menurunkan marwah DPRD.

Baca Juga:  Warga Urunan Bedah Rumah Marsanih

Begitu juga dengan mantan Ketua BKD DPRD Depok, Hasbullah Rahmad yang kini menjabat anggota DPRD Provinsi Jabar, yang mendesak BKD untuk segera memproses HTJ, tanpa menunggu laporan dari masyarakat, sebab aksi yang dilakukannya, sudah viral di media sosial. *iki

 31 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.