Cegah Klaster Pemotongan Qurban, Wakil Walikota Sampaikan 3 Poin Utama

 49 total views,  1 views today

IBH
DEPOK, PLANET DEPOK. COM – Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH), menyampaikan tiga poin utama yang diatur dalam pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 H di tengah pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikannya, agar tidak terjadi klaster pemotongan hewan qurban.

Pertama, proses menjual atau memilih hewan, kedua, penyembelihan atau pemotongan dan ketiga, pendistribusian.

baca juga:  Walikota Depok Apresiasi Presiden Jokowi Cabut Perpres 10/2021

Ia menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok ingin melindungi pedagang, pembeli dan warga di sekitar lokasi dagang.

Untuk itu, ia meminta kepada pedagang hewan kurban agar bekerja sama dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.

“Kemudian, kami anjurkan memotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau tempat penyembelihan hewan lainnya itu lebih baik,” kata Imam, Senin (21/6/21).

baca juga:  Tokoh Lintas RW RJB Dukung Idris - Imam

Lanjut dia, jika pemotongan dilakukan di lingkungan masyarakat harus dipastikan tidak terjadi kerumunan. Selain itu, yang hadir di lokasi hanya penyembelih dan panitia kegiatan.

Jika diperlukan tes antigen itu sangat baik. Sebab, orang yang hadir di lokasi pemotongan merasa aman, tidak ada yang positif Covid-19,” jelasnya.

Namun, ujarnya, jika terpaksa pemilik hewan kurban hadir, maka disarankan tidak membawa anak-anak dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Itu demi mencegah terjadinya klaster baru dari pemotongan hewan kurban

baca juga:  Pensi dan Atraksi Ular Meriahkan HPN 2019

Terakhir, ujarnya, untuk pendistribusian atau pembagian hewan kurban, tahun 2020 sudah cukup baik. Tidak ada kerumunan dalam proses tersebut karena langsung dibagikan dari rumah ke rumah.

“Warga Depok selamat berkurban, Semoga Allah berikan kemudahan,” pungkasnya.*cky

%d blogger menyukai ini: