Demi Rakyat, Mantan Anggota DPRD Lebih Percaya Idris – Imam Pimpin Kota Depok

JATIMULYA, planetdepok.com – Fakta kembali diungkap, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Depok nomor urut 2 , selain punya jiwa bersahabat, ternyata keduanya dinilai mumpuni di Pemerintahan dan mampu memenuhi keinginan rakyat.

Hal itu diungkapkan oleh mantan anggota DPRD Depok dari PDIP Sugiarto, usai deklarasi Jaringan Relawan Idris Imam (JARII) bersama 19 elemen relawan pendukung Idris -Imam, di lapangan futsal Savera, Jatimulya, Cilodong, Sabtu (13/10/20)

Sugiarto lebih memilih paslon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut dua, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (IBH) di Pilkada Depok pada 9 Desember 2020, lantaran jalinan persahabatan dan keduanya berpengalaman di pemerintahan.

Baca Juga:  KPU Depok Kunjungi DPD Partai Berkarya, Fitriyanti: KPU Datang, Sudah Menjadi Jawaban

Ugi sapaan akrabnya mengaku, dirinya bersama IBH sudah menjadi teman lama, ketika mereka masih menjadi anggota DPRD Depok, sehingga sudah saling kenal pribadi masing-masing.

“Saya dengan Imam itu sudah berteman saat kami sama-sama menjadi anggota dewan. Saya kenal Pak Imam orang baik, cerdas dan berpengalaman di legislatif,” paparnya.

Pilihannya mendukung Idris, menurut Ugi, selama menjadi Walikota Depok, telah membangun Kota Depok dan hasilnya dirasakan warga Depok.

Selain itu, Mohammad Idris berpengalaman di pemerintahan, baik saat menjadi wakil walikota bersama Nur Mahmudi Ismail menjadi Walikota Depok. Setelah itu terpilih menjadi Walikota Depok.

Baca Juga:  Target Idris - Imam Menang, Sahid Krukut Sambangi Semua Elemen Masyarakat

“Artinya Idris dan Imam sama-sama berpengalaman di pemerintahan Kota Depok. Idris di eksekutif, sementara Imam di legislatif. Imam berpengalaman di DPRD Kota Depok dan provinsi Jawa Barat ” , tegasnya.

Baginya, Idris – Imam adalah kedua figur pemimpin yang mumpuni. Sebab mengelola pemerintahan tidak mudah, butuh orang yang berpengalaman di pemerintahan.

Ugi menegaskan, sangat tahu kompetensi Idris – Imam. Untuk itu dia bersama Rintis dan para relawan, satukam nurani, untuk memilih pemimpin yang mengerti pemerintahan.

Baca Juga:  Nasir: Jangan Ajari Itik Berenang

“Jadi Walikita gak gampang bahkan jadi DPRD itu juga gak gampang, ada fungsi pengawasan, budgeting, perencanaan. Kalau gak punya kemampuan di pemerintahan, waduh kasian rakyat”, pungkasnya. *cky

 413 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.