Dinilai Seperti Ayam Sayur, Massa Bakar Ban di Gerbang Kejari Depok

GDC, PLANETDEPOK.COM – Sedikitnya 100 orang massa yang tergabung dalam Koalisi LSM Depok, menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, dengan membakar ban bekas dan pemotongan ayam sayur.

Kehadiran mereka di kawasan Kota Kembang Grand Depok City, Senin (24/1/2022) dipicu lantaran merasa Kejari Depok letoy seperti ayam sayur, pasalnya laporan mereka tidak di tindak lanjuti.

Untuk itu, mereka menuntut agar Kejari Depok, segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana Korupsi Dana BOS, yang dilakukan oleh oknum-oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri di Kota Depok.

“Kami sudah melaporkan dugaan Korupsi Dana BOS di SMA 2 dan SMA 4 Depok sejak Agustus 2021, namun hingga kini laporan kami sepertinya di peti es kan, kami menduga ini ada udang dibalik batu, mengapa laporan kami sepertinya jalan ditempat, padahal kami sudah dimintai keterangan dan beberapa bukti juga kami telah serahkan. Namun semua itu tidak juga di respon positif dan progresnya menurut kami jauh dari harapan,” ujar ketua LSM Kapok KasnoKasno, di depan Kantor Kejari Depok, Senin (24/1/2022).

Baca Juga:  Wawalkot Depok Berpesan Berjuang Lawan Kemiskinan

Sementara itu, Korlap Aksi Unras Koalisi LSM Depok Pardong dalam orasinya menyampaikan, Kasus dugaan Korupsi Dana BOS disejumlah SMA negeri di Kota Depok, jangan sampai dijadikan alat bargaining oleh oknum-oknum Kejaksaan.

” Usut tuntas dan tangkap segera kepala sekolah yang korupsi dana BOS”, ujar pria yang juga Ketua Serikat Tani Nusantara Depok ini.

Baca Juga:  Fans Raja Dangdut Rhoma Irama Berpihak ke Idris - Imam

Aksi sempat ricuh, lantaran massa aksi membakar 10 buah ban mobil bekas di depan gerbang Kantor Kejari Depok. Meski api terlihat membumbung tinggi, namun dengan sigap, segera cepat di padamkan oleh Pamdal Kejari dan aparat kepolisian Polres Metro Depok.

Aksi juga diwarnai pemotongan ayam sayur, sebagai simbol agar Kejari jangan seperti ayam sayur yang letoy dan tak berdaya, Kejaksaan harus tegas dalam menegakkan Supremasi hukum.

“Kejaksaan adalah tempat rakyat mencari keadilan, bukan tempat mempermainkan keadilan”, ujar Andi Hunter yang ikut hadir memberikan orasinya.

Kasno yang bertindak selaku Koordinator mengatakan, aksi serupa akan terus dilakukan sampai, pihak Kejari bertindak menangkap para koruptor dana BOS tersebut.

Baca Juga:  Akibat Hujan Lebat Angin Kencang, Rumah Warga Di Kemiri Muka Ambruk

” Yaa kami akan kembali lagi kesini dengan jumlah massa yang lebih besar, beberapa kawan ORMAS dan OKP serta beberapa LSM sudah siap untuk ikut dalam aksi berikutnya. Insya Allah kami akan aksi dengan 1000 massa jika pihak kejaksaan tetap melempem,” tutupnya. *iki

 75 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.