Disdamkar & Penyelamatan Akan Rutin Simulasi Evakuasi Bencana

GDC, planetdepok.com – Terhitung sejak April 2019, lewat Perwa Kota Depok No.19 Tahun 2019, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, mendapat tambahan SOTK yakni, Bidang Penanggulangan Bencana. Untuk itu, direncanakan sebelum melangkah pada bangunan atau Gedung milik swasta, akan rutin diadakan Simulasi Evakuasi Bencana terhadap Gedung milik Pemerintahan.

“Sejak April Damkar dan Penyelamatan, ada bidang Penanggulangan Bencana, itu berdasarkan Perwa No.19/2019, Permen PAN dan Peraturan Kepala BPBN”, ujar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok R. Gandara Budiana, Kamis (2/5/19).

Dia menekankan, Damkar dan Penyelamatan memang sudah menjadi Satuan Pelaksana (Satlak) Bencana, selain itu, lantaran di Kota Depok ini Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) sangat kecil, jadi penaggulangan bencana disatukan kepada Dinas Damkar dan Penyelamatan.

Baca Juga:  Bawaslu Kota Depok Serahkan Laporan PPID ke Komisi Informasi Jabar

“Damkar dan Penyelamatan memang sebagai pelaksana harian Satlak Bencana, jadi sudah terbiasa dengan evakuasi, namun hanya penyelamatan khusus pada bangunan gedung dan kebakaran. Kini dengan ditambah dengan tanggung jawab penanggulangan bencana, tentu cakupannya menjadi lebih luas dan kita sudah sangat siap menjalankan itu”, unggah Gandara.

Lantaran Depok tidak mempunyai Laut, Hutan dan Lembah serta pegunungan, menurutnya, IRBI sangat kecil,sehingga tidak dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Bukan hanya Kota Depok saja di Jawa Barat yang menyatukan Penanggulangan Bencana ke dalam Damkar, Kota Purwakarta, Kota Bandung, Kota Cimahi dan Cirebon juga sama seperti Depok”, paparnya.

Baca Juga:  Ditengah Pandemi C19, Pemkot Depok Tetap Akan Gelar Puncak Acara HUT 22 Depok

Gandara menginginkan, secara rutin di Balaikota Depok dan bangunan pemerintah, diselenggarakan simulasi evakuasi, meski indeks resiko bencana kecil namun itu harus dilakukan agar, masyarakat atau pemilik gedung memiliki tim dan tahu apa yang harus mereka lakukan saat terjadi bencana.

“Inginnya rutin di Balaikota ada simulasi evakuasi, Minimal kita lakukan dan faham dulu oleh aparatur Pemerintah Kota Depok, bermula dari gedung pemerintah dulu, setelah itu baru kita lakukan terhadap swasta, seperti Hotel, Apartemen dan Perkantoran”, tandasnya.

Baca Juga:  Hindari Kerumunan Vaksinasi, IBH Sarankan Batasi Quota & Tetap Jaga Jarak

“Kemarin sudah kita lakukan di RSUD Depok, kita juga ingin bertepatan dengan hari kesiapsiagaan bencana Nasional, tiap 26 April dilakukan kegiatan guna memperingati itu”, pungkasnya.*cky

 534 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.