Diskominfo & Walikota Buka Puasa Bareng Insan Pers Se-Depok

SERUA, planetdepok.com – Sambil sosialisasikan persiapan pasar tumpah sejajar rel, Walikota Depok bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Buka puasa bersama Insan Pers se Kota Depok, di Restoran Godong Ijo, Serua Depok, Kamis (23/5/19).

Sebelum berbuka puasa, Kepala Diskominfo Kota Depok Sidik Mulyono menyebut, acara buka puasa bersama dengan tema ‘Buka Bersama dan Silaturahim Insan Pers” tersebut rutin diadakan tiap tahun, selain sebagai sarana silaturahmi, Bukber tersebut juga membuka dialog antara insan Pers se Kota Depok dengan Walikota, seputar permasalahan yang sedang berkembang dimasyatakat.

Sidik mengatakan, lewat silaturahim tersebut, para insan Pers atau wartawan semakin mempererat hubungan kemitraan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. “Rekan rekan tetap bermitra dan laksakan tugas masing masing sebagai penyampai informasi bagi masyarakat, selain itu bisa juga untuk sosialisasikan kepada masyarakat, hasil dan rencana  pembangunan Kota Depok”, ujarnya.

Walikota Depok Mohammad Idris menyampaikan ucapan ribuan terima kasih,  atas peran insan pers dalam memberikan pemberitaan yang informatif kepada masyarakat. ” Sepanjang ini masih di dominasi berita  yang menggembirakan walau kadang ada sedikit berita yang bikin was-was”, ucapnya.

Idris memaparkan, tahun ini Pemkot Depok sudah melakukan Rehab pwi, Penyediaan Balai Wartawan serta fasilitasi kegiatan komunitas. “Ke depan akan kita tingkatkan fasilitasi dengan membuat konsepnya bersama Diskominfo, untuk kegiatan komunitas dengan konsep fasilitasi yang lebih baik,  bagi semua pemangku kepentingan di Kota Depok”, janjinya.

Selain itu, Walikota mengungkapkan bahwa sikap Pemkot Depok dalam penolakan penayangan film Ku Cumbu Tubuh Indahku, mendapat tanggapan baik dari Badan Sensor Film, Komis Penyiaran Indonesia dan theatre, semua di tanggapi baik.

Mengenai Perda Penyelenggaraan Kota Religius, tegas Idris tujuannya untuk terjemahkan kata religius dalam Visi Kota Depok. Kata religius merupakan kata yang semua agama gunakan, bukan oleh satu agama tertentu. Meski Raperda tersebut ditolak Bamus DPRD Kota Depok, lantaran ada pasal tertentu yang dianggap terlalu seksi, Pemkot Depok tetap akan ajukan kembali Raperda tersebut tahun depan.

“Badan legislasi mendesak Pemkot dan memberi limit waktu, karena sudah habis waktu disarankan gunakan eksekutif summary.Sebenarnya Ini Perda inisiatif dewan tapi Dewan tidak selesai-selesai, maka penyusunannya diambil Pemkot”, jelasnya.

Idris mengungkapkan, Arah sebenarnya Perda tersebut, untuk kerukunan antar umat agama, fasilitasi antar umat agama, mengatur sinergitas dan kolaborasi kasus-kasus kenkalan remaja, mendorong percepatan ketahanan keluarga.

Edaran penggunaan mobil dinas tidak boleh dibuat untuk mudik PNS pun, tak luput dibahas oleh Walikota dalam acara tersebut, pasalnya ada instruksi KPK, semua PNS tidak boleh gunakan mobil dinas saat mudik lebaran. Tentang cuti dan mudik gratis juga dibahas olehnya saat itu.

Walikota Depok mengatakan, Pasar murah sejajar rel yang kerap diadakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sudah ada permintaan dari warga. Namun lantaran Camat bukan pejabat otirita pemberi ijin, maka masalah tersebut akan dibahas oleh dinas terkait. Pasar murah berkait dengan soal bagian aset, PU dan tata ruang, awal pekan depan akan digelar rakor antara Polisi, LPM , Pemerintah, LSM , Ormas dan masyarakat.

“Prinsipnya gimana kita semua, jaga keamanan  dan kelancaran pengguna jalan, yang ingin rayakan malam takbiran”, jelasnya. *cky

32 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 Planet Depok All Rights Reserved Powered by MasHer