DLHK Depok Tanam 300 Bibit Pohon Peringati World Tree Day

  • Bagikan
Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati tanam bibit pohon di Situ Cilodong

 22 total views,  1 views today

Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati tanam bibit pohon di Situ Cilodong
CILODONG, PLANETDEPOK.COM – Sedikitnya 300 bibit pohon ditanam di kawasan Situ Cilodong, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, dalam memperingati Hari Pohon Sedunia (World Tree Day).

“Depok adalah kota yang memang perkembangan penduduknya cukup tinggi, hampir mendekati empat persen per tahun, bukan sesuatu yang mudah dalam mempersiapkan saran dan prasarananya untuk melayani penduduk,” ujar Kepala DLHK Kota Depok,  Ety Suryahati usai menanam pohon di Situ Cilodong, Senin (22/11/2021).

baca juga:  Kamsul Hasan: Fungsi Kontrol Sosial Peran Pers Mengawal RPJMD

Mengenai pemberian bibit pohon kepada SMAN 8 selaku panitia Hari Pohon Sedunia, jelasnya, merupakan wujud komitmen dalam mendukung sekolah tersebut meraih Sekolah Adiwiyata Mandiri. Dia pun berharap seluruh stakeholder sekolah, dapat bersama-sama mewujudkan keinginan tersebut.

“Semoga guru-guru SMAN 8 dapat melanjutkan program-program yang sudah ada terdahulu. Termasuk dukungan dari Camat dan Lurah tentunya, sehingga dapat mendukung visi Kota Depok yaitu Maju, Berbudaya dan Sejahtera,” jelasnya.

baca juga:  Kasus C19 Melonjak, Anggota Sekber Depok Diminta Ajak Masyarakat Perketat Prokes

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Depok, Supeni menjelaskan, kegiatan penanaman bibit pohon tersebut merupakan kali pertama diadakan. Situ Cilodong dipilih sebagai lokasi penanaman lantaran merupakan tempat wisata yang banyak dikunjungi pengunjung.  

“Kami melihat daerah pariwisata itu banyak pengunjung, itu artinya oksigen yang dibutuhkan lebih banyak dibanding daerah-daerah biasa,” ungkapnya.

baca juga:  Warga Arco Bersama Satukan Hati Pilih Idris - Imam

Bibit pohon yang ditanam, kata dia terdiri dari pohon buah dan peneduh. Dengan upaya ini diharapkan  dapat menjaga kelestarian lingkungan serta memberi manfaat bagi warga setempat.

“Dengan adanya momentum ini, kesadaran untuk menjaga lingkungan bisa meningkat, baik dari warga masyarakat maupun warga sekolah kami yaitu siswa, guru, dan juga tenaga kependidikan,” pungkasnya. *iki

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: