FPBM Sambut Baik Ajakan Walikota Depok Kenakan Pakaian Adat Saat HUT 22 Depok

 108 total views,  1 views today

MAMPANG, planetdepok.com – Forum Pelestarian Budaya Masyarakat (FPBM) mengaku sangat mendukung ajakan Walikota Depok Mohammad Idris, agar warga masyarakat Kota Depok berpartisipasi memeriahkan HUT ke 22 Depok, dengan mengenakan pakaian adat bertepatan dengan tanggal HUT Kota Depok.

“Saya sangat menyambut gembira ajakan Walikota ini, pasalnya itu merupakan implementasi dari salah satu visi Kota Depok Berbudaya, yang kini dipimpin oleh Idris – Imam”, ujar Koordinator FPBM Shendy Sumartinsyah, Rabu (21/4/21).

Oleh karenanya, Dia bersama rekan-rekannya akan turut mengajak warga masyarakat Kota Depok, memeriahkan HUT ke 22 Kota Depok agar beramai-ramai mengenakan pakaian adat dan simbol adat khas Kota Depok, tepat tanggal 27 April 2021 nanti.

baca juga:  Awal November SWI Bakal Gelar Deklarasi & Rakernas di Jakarta

“Sebagai bukti dukungan, kami akan kampanyekan hal ini melalui Medsos dan Medol, agar masyarakat semakin tahu dan mempersiapkan jauh-jauh hari”, terangnya.

Dalam Surat Edaran Walikota Depok nomor : 003.3/114-Promentasi tentang peringatan hari jadi ke-22 Kota Depok, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pada 27 April mendatang merupakan hari jadi ke-22 Kota Depok. Pemerintah Kota Depok mengambil tema ‘Nyok Kita Bangkit’.

baca juga:  SDA Buat Kajian dan Perencanaan Air Baku Sungai Ciliwung

Pada nomer 4 dalam SE tersebut, lanjutnya, Walikota Depok menghimbau menggunakan pakain adat Depok atau simbol adat Depok. Pakaian tersebut yakni peci, selempang sarung, kebaya, dan lain-lain pada tanggal 27 April 2021.

Mengenakan pakaian adat, menurut Shendy sebagai bukti, bahwa warga Depok memang berbudaya dan menunjukkan kepedulian mereka, dalam pelestarian budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat Depok, yang selama ini hampir punah.

Dia berharap, mengenakan pakaian adat Depok bukan hanya pada saat HUT Depok, tapi dikembangkan lagi menjadi sebuah rutinitas tiap seminggu sekali, diterapkan kepada petugas pelayanan Kelurahan, Kecamatan dan OPD yang lainnya.

baca juga:  Hari Kedua Puncak FEP Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

“Semoga bukan saat pas HUT Depok, tapi bisa diberlakukan kepada petugas pelayanan masyarakat seminggu sekali, misalnya tiap hari Selasa, mereka kenakan pakaian adat Depok”, asanya.

Atas nama FPBM, Dia mengucapkan Terima kasih kepada Walikota Depok, atas kepeduliannya dalam melestarikan budaya Depok. *rik

%d blogger menyukai ini: