Gerindra & PDIP Pastikan Duet Pradi – Afifah Sudah Final

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok Hamzah
BOJONGSARI, planetdepok.com – Kini masyarakat Kota Depok sudah bisa membuang rasa galaunya, terkait kepastian Pasangan Calon (Paslon) Pradi Supriyatna duet dengan Afifah Aliyah, dalam Pilkada Depok 2020 ini. Pasalnya, kedua paslon tersebut dipastikan sudah final dan mendapat restu DPP Gerindra dan PDIP.

“Ya sudah fix, Gerindra PDIP berkoalisi sebagaimana di bangun dari tahun 2019 dan secara tertulis pada Februari 2020. Kita sudah punya pasangan Pradi-Afifah, tinggal pemantapan pasangan”, ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Depok Hamzah, usai menghadiri launching RRI, di Bojongsari, Rabu (8/7/20).

Meski menyatakan solid mengusung Pradi-Afifah, menurut Hamzah, Gerindra dan PDIP, masih terbuka untuk koalisi pertai lainnya. “Siapapun yang mau ikut gabung seperti PKB, PSI maupun Golkar, kita sangat terbuka untuk mereka. Kita kan sudah datangi dan tawarkan, kami punya pasangan Pradi – Afifah, yang sudah direstui dan memenuhi syarat administratif, tinggal tunggu SK. Jadi kepada partai lainnya yang ingin bergabung dalam koalisi, mari kita satukan visi misi untuk pembaharuan dan perubahan kota Depok ke depan”, ajaknya.

Dalam Pilkada Depok, Gerindra – PDIP sudah sangat siap lantaran kini sudah terbentuk tim koalisi yang diketuai Nuroji, Sekretaris Ikravany dan Hamzah bendahara.

Hamzah mengungkapkan, Koalisi Tertata pada mulanya merupakan koalisi besar yang dibangun oleh PDIP Gerindra di tahun 2019, waktu bulan puasa di bali. “Dilanjutkan bulan Januari 2020 di Ciputra, Semarang. Tapi jika memang ada pandangan dan perbedaan politik sah saja mereka berpisah membangun koalisi Tertata. Tapi tidak menutup kemungkinan, untuk tarik kembali Tertata dan Golkar ke dalam koalisi, karena awalnya bersama kita”, unggahnya.

Hamzah menyatakan, koalisi Gerindra PDIP adalah yang paling siap, ada supir, wakil supir bahkan kendaraannya sudah siap, sementara yang lain masih cari-cari. “Gerindra PDIP sudah melewati jalan panjang di Pileg dan Pilpres. Suara PDIP nomer 1 di Indonesia dan Gerindra suaranya masih solid tidak berkurang. Kesiapan dan kesolidan, kami sudah perintahkan ke jajaran DPC, PAC dan Ranting.Kita punya niat yang tulus dan komitmen, untuk pembaharuan Kota Depok”, ujarnya.

Hamzah mengaku sudah mengerti keinginan masyarakat, yang ingin adanya pembaharuan kepemimpinan Depok, maka kita berusaha. “Kita tahu betul keinginan itu, kita berusaha keras wujudkan keinginan itu”, imbuhnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Depok Ikravany Hilman mengatakan, semua bisa lihat sendiri selama 15 tahun, pembangunan Depok mandek, untuk itu, PDIP bersama Gerindra berupaya adanya kemajuan pembangunan dari pemimpin Depok yang diusung oleh mereka.

Dikatakannya, dukungan masyarakat pun terus mengalir secara spontan tanpa direncanakan. “Kami Terima dukungan spontan dari masyarakat, belum terencana, untuk itu kami konsolidasi kan. mesin PDIP Gerindra sudah lakukan pertempuran panjang p
Pileg dan Pilpres, Dua partai ini punya pengalaman, kami hanya menjaga momentum itu, dari segi militansi, saya optimis soal kesolidan partai”, ungkapnya.

Ikravany menegaskan, sudah Fix Pradi-Afifah maju dalam Pilkada Depok 2020, lantaran sudah dapat restu DPP dan disampaikan dalam rapat. “Soal rekom, keputusan politik sudah disampaikan dalam rapat, namun dalam rekom harus ada pemenuhan administrasi yang wajib dipenuhi oleh pasangan. Terkait paslon di panggil oleh bendahara partai, mereka diminta kesiapannya terkait pendanaan mereka sendiri. Ada sejumlah dana yang harus di setor ke DPP, untuk di kembalikan kepada paslon saat mulai berjalannya masa kampanye dan kesiapan logistik saksi penghitungan suara TPS, jadi dana itu bukan mahar”, bebernya.

Ikra menjelaskan, Afifah adalah kader PDIP, pernah mencalonkan anggota DPR RI Dapil Depok-Bekask, namun alihkan ke Dapil Sumedang – Majalengka – Subang.”Afifah juga koordinator Baitul Muslimin Indonesia, salah satu komunitas juang yang dibangun oleh PDIP”, pungkasnya. *cky

 48 total views,  1 views today