Hindari Kerumunan Vaksinasi, IBH Sarankan Batasi Quota & Tetap Jaga Jarak

 20 total views,  1 views today

Wakil Walikota Depok IBH
GDC, PLANET DEPOK.COM – Program vaksinasi besar-besaran atau massal yang diselenggarakan oleh pihak Pemerintah, justru menjadi dilema penerapan PPKM Darurat, pasalnya dalam PPKM dilarang membuat kerumuman, namun tak jarang ditemui tempat vaksinasi menjadi ajang orang berkerumun.

Menanggapi itu, Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH) mengatakan, seharusnya sebelum melaksanakan vaksin, survei terlebih dahulu lokasi, lakukan di tempat yang luas dan nyaman seperti di Trans Studio Mall.

baca juga:  Wakil Walikota Depok Promosikan Kota Depok Dalam Webinar Environmental Internasional

” Kerumunan ada namun tetap menjaga jarak dan semua peserta duduk sehingga nyaman,” ujarnya ketika ditemui wartawan selepas melakukan donor plasma konvalesen di kediamannya, Jumat (16/7/21).

Namun dirinya juga tidak menyalahkan tempat vaksinasi yang berlokasi kurang besar, hanya saja seharusnya dibatasi peserta vaksin perharinya, agar tidak terjadi kerumunan demi kenyamanan bersama.

baca juga:  BKD Kembali Bebaskan Tagihan PBB - P2 Kepada Veteran

“Sebenarnya ini bukan hanya masalah fasilitas saja, tetapi juga tenaga vaksinasi itu sendiri. Seperti ada beberapa tempat vaksin yang membuka pendaftaran offline sedangkan tempat pedaftaran hanya satu sehingga menimbukan kerumunan.” jelasnya.

Bahwasannya, ujar IBH, setiap grup tenaga vaksin terdiri dari empat orang dengan posisi pendaftaran, dokter, pengawas dan penyuntik vaksin itu sendiri. Kapasitasnya persatu grup untuk 200 orang, maka tidak bisa satu grup tenaga vaksin untuk 1000 orang.

baca juga:  Kejari Depok Rayakan HBA 58 Dengan Mancing Bareng

“Setelah vaksin masyarakat bukan berarti menjadi bebas, tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Semoga pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya. *cky

%d blogger menyukai ini: