Idris-Pradi Kompak Nyanyi Lomba Vocal Grup Cinta Tanah Air

BALAIKOTA, planetdepok.com – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun, Kantor Kesatuan Baangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok menggelar Ekspresi Budaya Kebangsaan, melalui Lomba Vocal Grup Lagu-Lagu Cinta Tanah Air di Aula Teratai Lantai 1 Balaikota Depok, Jawa Barat. Senin (12/8/19).

Sedikitnya 30 peserta siswa siswi SLTP/MTs se Kota Depok, tumpah ruah dalam kemeriahan lomba tersebut, seraya menampilkan kebolehan mereka dengan membawakan 1 lagu wajib Rayuan Pulau Kelapa dan satu lagu pilihan dari 8 pilihan yang disediakan, bertema cinta tanah air.

Tampak hadir Wali Kota M. Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriyatna, Sekretaris PPWI Depok Riki, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok beserta jajarannya. Bertindak sebagai Juri lomba yakni Adelina Situmeang dari Yayasan PSKD Jakarta, Christine Desima Arthauli dari Disporyata Kota Depok dan Bravendi Christ Hutomo dari Purwacaraka Depok.

Idris mengatakan, Nasionalisme memang sudah dirasakan oleh para sebahagian saksi sejarah. Jadi, melalui anak anak milenial, wajib untuk mengekspresikannya. Pasalnya, kekayaan suatu negara, alamnya sungguh luar biasa untuk dimanfaatkan bagi Bangsa dan Bela Negara.

“Jadi, dari hasil acara Kesbangpol ini sasarannya bagaimana menanamkan jiwa patriotisme kepada Bangsa dan Bela Negara, melalui lomba dengan musik dan lagu tersebut sebagai semangat patriotisme,” tandas Walikota Depok usai bernyanyi lagu perjuangan Indonesia Pusaka bersama Wakil Wali Kota dan para juri dalam lomba tersebut.

Kepala Kesbangpol Kota Depok Hakim Siregar, didampingi Kasie Kewaspadaan Nasional, Deny Romulo Hutauruk dan Kasie Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Zulkarnaen menyampaikan, disatu sisi kegiatan ini akan lebih ditingkatkan lagi untuk cinta Bangsa dan Bela Negara. Bahkan juga melalui kegiatan lainnya yang dikoordinir oleh Kesbangpol.

Zulkarnaen menambahkan, pada lomba tersebut peserta masing-masing membawakan 1 lagu wajib dan 1 lagu pilihan dengan durasi 4 menit/lagu. Satu grup minimal 4 orang maksimal 10 orang ditambah pemain alat musik. Aspek yang dinilai adalah tingkat notasi suara, komposisi suara, kostum, apresiasi gerak.

“Peminat luar biasa, target 20-25 peserta tapi yang ikut sampai 30 grup. Tujuan lomba tersebut adalah untuk membangkitkan kembali cinta tanah air, lewat lagu-lagu perjuangan bangsa indonesia yang bagus dan enak di nyanyikan bersama”, pungkasnya. *cky

 336 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: