Jelang Ramadhan, Wakil Walikota Depok Minta PD Kontrol Harga Sembako

Wawalkot Depok IBH (tengah) (foto: ist)

Wawalkot Depok IBH (tengah) (foto: ist)
BALAIKOTA, PLANETDEPOK.COM – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) meminta Perangkat Daerah (PD) terkait, terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok atau Sembilan Bahan Pokok (Sembako) jelang Bulan Ramadan 2022.

Langkah tersebut, dimaksudkan demi mengantisipasi jauh-jauh hari, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa terbebani naiknya harga pangan atau kelangkaan barang.

“Saya imbau kepada perangkat daerah terkait, untuk terus memantau atau mengontrol harga-harga kebutuhan pokok di pasar agar tidak ada peningkatan inflasi,” ujarnya, usai menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok, di Balai Kota Depok, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga:  Sri Utomo Menjabat Plh Walikota Depok

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, kata dia, juga akan melakukan upaya-upaya konkrit. Oleh karena itu, bersama Satgas Pangan Kota Depok, pihaknya akan melaksanakan sidak pasar maupun monitoring ketersediaan barang dan keterjangkauan harga, ke salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Depok.

Baca Juga:  Kepala Bappenas Buka Puncak Festival Entrepreneurship Pancasila

Kendati begitu, IBH mengajak masyarakat Kota Depok tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, seperti minyak goreng. Dengan demikian, sambung IBH, ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga dan aman.

“Kita berharap agar tidak ada warga yang nimbun barang, sehingga tidak ada kenaikan harga dan barang menjadi langka,” pungkasnya. *iki

 36 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.

Baca Juga:  Mapadi Depok Pastikan Mendukung Idris - Imam