Kadis Kominfo Depok Inginkan Insan Pers Menjadi Agen Perubahan C19

Kadis Kominfo Kota Depok Sidik Mulyono saat sambutan pembubaran Panpel HPN 2021 Sekber Depok
RANGKAPANJAYA, planetdepok.com – Sejumlah langkah telah dilakukan oleh Pemerintah baik Promotif, Preventif dan Kuratif, namun tindakan tersebut belum membuahkan hasil yang konstan, lantaran kasus Covid – 19 (C19), masih fluktuatif naik turun tiap minggunya.

Oleh karenanya, berbekal eksperimen yang dilakukan terhadap dirinya sendiri berupa tindakan preventif dan berhasil menekan penyebaran C19 dalam keluarganya, Kadis Kominfo Kota Depok Sidik Mulyono, membagi hasil ekperimennya kepada anggota Sekber Wartawan Kota Depok, agar bisa menjadi agen perubahan penanganan C-19 di Kota Depok.

baca juga:  PDAM Tirta Asasta Targetkan 10 Ribu Pelanggan

“Edukasi Covid berupa tindakan preventif seperti ini, belum pernah ada d Indonesia. Sebenarnya, kita tidak perlu kalut saat berhadapan atau terkonfirmasi Covid, hadapi saja seperti flu biasa”, ungkapnya, usai menerima Plakat dari Sekber Wartawan Kota Depok, di Jalan Caringin, Rangkapajaya, Panas, Rabu (10/3/21).

Sidik menyampaikan, Pemerintah telah laksanakan berbagai macam tindakan promotif yakni 3M. Dibentuknya Kampung Siaga Covid (KSC) merupakan tindakan preventif dan kuratif, namun ia melihat lebih banyak kuratifnya.

“Sudah ada kejadian baru bertindak, padahal kita ingin sebelum kejadian sudah ada tindakan”, bebernya.

baca juga:  KOKO KRUNCH Gelar Koko Olimpiade di Depok

Ia meyakini, jika eksperimennya tersebut diterapkan di Kota Depok melalui Insan Pers sebagai agen perubahannya, maka Depok akan jadi kota pertama yang bebas C19.

“Makanya saya lakukan melalui pendekatan personal, seperti ke sesama ASN, insan pers, teman dan keluarga”, ungkapnya.

Sidik menegaskan, dirinya sudah membuktikan hasil eksperimennya tersebut sebagai tindakan preventif terhadap C19. Alhasil, meski dirinya pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif C19, namun hasil swap membuktikan negatif.

“Saya sudah buktikan, demi Allah telah lakukan preventif terhadap Covid. Di rumah saya ada 3 terkonfirmasi positif, tapi saya tidak panik, bahkan saya temani, lalu meminta mereka menjalankan isoma di kamar masing-masing. 10 hari kemudian saya swap, sengaja agar ada inkubasi, ternyata hasil swap menyatakan negatif”, bebernya.

baca juga:  Bunda Elly, Pentingnya Sekolah Pra Nikah

Sidik mengatakan, jika ada kesempatan dalam acara yang dibuat Sekber Depok, dirinya siap menjadi Nara sumber untuk menyampaikan tindakan preventif terhadap C19, seperti yang dia lakukan selama ini. *cky

 68 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: