Kadisdik Depok Isyaratkan Siswa & Orang Tua Jangan Paksakan Diri Masuk Sekolah Negeri

 1,358 total views,  1 views today

M. Thamrin
RJB, PLANET DEPOK. COM – Memasuki masa kelulusan dan wisuda peserta didik atau siswa Tahun Ajaran (TA) 2020/2021, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Muhammad Thamrin memberi isyarat, agar siswa maupun orang tua (Ortu) tidak memaksakan diri masuk sekolah Negeri.

“Tidak ada sekolah yang hebat ataupun favorit, Negeri Swasta sama, semua lembaga pendidikan bertujuan mencerdaskan anak bangsa, menciptakan akhlak mulia untuk generasi Indonesia”, ujarnya saat Pelepasan & Wisuda Peserta Didik Kelas IX, angkatan ke V UPTD SMPN 20 Depok Tahun Ajaran (TA) 2020/2021, Selasa (22/6/21) yang dilaksanakan secara virtual dan offline terbatas, di aula SMPN 20 Depok.

Lebih lanjut Ia menyampaikan 3 pesan kepada peserta didik lulusan SMPN 20 Depok, pertama, ilmu yang telah diberikan oleh para guru, harus diwujudkan oleh kalian dengan mengungkapkan rasa syukur, bahkan bukan sekedar syukur tapi senantiasa jalankan kewajiban sebagai amba yang beriman.

baca juga:  Perubahan Persyaratan PPDB TK & SMP Negeri Kota Depok Terbaru

“Kedua, punya rasa empati, berterima kasih, berikan penghargaan kepada orangtua kalian, ayah bunda telah titipkan kalian ke SMPN 20, dengan susah payah, berupaya agar anaknya jangan sampai putus sekolah, jangan sampai ketinggalan kelas, itu semua berkat upaya orangtua kalian”, ungkapnya.

Ketiga, lanjut Thamrin, tentunya bersyukur dan berterima kasih pada dewan guru yang sudah bimbing kalian selama 3 tahun. Pasalnya, luar biasa bapak ibu guru, tidak tatap muka mungkin selama 1,5 tahun dengan anak didik, tapi mereka tetap berupaya berikan motivasi dan upaya bimbingan, serta senantiasa memperhatikan terus kepada kalian, walaupun tidak ada di sekolah.

“Patut di syukuri dan terima kasih buat bapak ibu guru, yang sudah susah payah, melaksanakan pembelajaran di masa pandemi”, ulasnya.

Kemudian juga, imbuhny, di manapun kalian lanjutkan pendidikan, SMA, SMK, Madrasah Aliyah atau pesantren, semua lembaga pendidikan baik dan bertujuan mencerdaskan anak bangsa.

“Tapi kembali pada niat dan ketulusan hati masing-masing, untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak ada sekolah yang hebat atau favorit, tapi yang hebat adalah niat dan keyakinan kalian, untuk menuntut ilmu. Itulah yang patut kalian laksanakan dan tekuni”, paparnya.

baca juga:  Endang Wahyudi Raih Juara 1 Kepsek Berprestasi Tingkat SD Kota Depok

Terima kasih kepada ayah bunda, tandasnya, yang telah membmbing anaknya di masa pandemi ini. 1,5 anak didik kita ada di rumah, berkat bimbingan ayah bunda, bekerjasama dengan sekolah, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa pandemi bisa di selesaikan.

Kepala, Dewan guru, Tendik & Kependudukan SMPN 20 Depok

“Terima kasih pada ayah bunda yang telah berikan kepercayaan, dalam proses pembelajaran di SMPN 20 ini”, ucapnya.

Thamrin pun menyampaikan, terima kasih kepada seluruh dewan guru, kepala sekolah, komite , Tenaga Pendidik (Tendik) dan kependidikan yang ada di SMPN 20, berkat tangan-tangan hebat kalian, anak-anak kita, tegasnya, semua di masa pandemi ini berhasil selesaikan pendidikan, yang mungkin kita rasakan sulit dan mungkin baru dalam sejarah hidup kita, baru kita alami pembelajaran di masa pandemi ternyata luar biasa .

baca juga:  Delapan RKB SMPN 20 Depok Diresmikan Walikota

“Mudah-mudahan apa yang bapak ibu guru berikan, jadi amal kebaikan di yaumil hisab nanti”, harapnya.

Apresiasi juga dihaturkannya kepada Tendik dan kependidikan, keluarga besar Disdik, bahwa situasi pandemi bukan jadi halangan, bukan hambatan, memberikan motivasi kepada peserta didik.

“Alhamdulilah banyak lulusan dari SD SMP SMA yang mungkin jumlahnya ratusan ribu, berkat kerja keras bapak ibu guru dimasa pandemi, bisa kita atasi isemua dan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada bapak ibu semua, sudah berikan yang terbaik buat anak-anak di Kota Depok ini”, untainya.

Semoga anak-anak kita, tambahnya, diberikan kesahatan dan keselamatan, dan bisa melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang lebih tinggi.

“Dan sekali lagi saya sampaikan, Negeri Swasta sama, semua lembaga pendidikan bertujuan mencerdaskan anak bangsa, menciptakan akhlak mulia untuk generasi Indonesia”, tegasnya. *rik

%d blogger menyukai ini: