Kota Depok Bakal Punya Kampung Damai Wisata & Budaya

 217 total views,  1 views today

Lurah Duser Suhendar bersama Ketua RT 02/04 dan Penasehat Wahid Foundation Kel. Duser Yayat Supriyatna di gapura Kampung Damai Wisata dan Budaya Kel. Duser
DUREN SERIBU, PLANET DEPOK. COM – Kota Depok bakal segera punya kampung damai wisata dan budaya di wilayah RT. 02/04 Kelurahan Duren Seribu (Duser) Kecamatan Bojong Sari.

“Kelurahan Duren Seribu punya program kampung tematik, yang salah salah satunya adalah kampung damai wisata dan budaya di RW 04, saat ini sedang dalam proses pembangunan, nanti jika sudah siap semua, kami akan launching kampung tersebut”, ujar Lurah Duser Suhendar, Selasa (13/7/21).

baca juga:  Wakil Walikota Depok Minta Pembangunan Jembatan GDC Selesai Awal Desember

Tema kampung damai wisata dan budaya, terangnya, berdasarkan potensi lokal yang ada di wilayah tersebut. Pasalnya di wilayah RW 04 itu, punya destinasi wisata taman herbal dan punya budaya pencak silat asli Duren Seribu yang bernama silat jalan tujuh.

Lurah Duser Suhendar

“Warga asli sini dominan budaya betawi, Duren Seribu itu bukan budaya Sunda, maka nanti yang diangkat itu kesenian betawi, bahasa betawi, ornamen betawi dan rumah betawi”, ucapnya.

baca juga:  Antisipasi Kekeruhan, PDAM Tirta Asasta Bangun Water Tank Kapasitas 10 Ribu Meter Kubik

Tidak lupa juga, lanjutnya, Kesenian lenong, palang pintu, silat jalan tujuh, akan dikembangkan di kampung tersebut.

“Misinya sebenarnya hanya berupaya lestarikan budaya yang hampir punah, saya sebagai orang Betawi punya tanggung jawab, untuk melastarikannya”, cetusnya.

baca juga:  Tidak Sesuai Dokumen Tender, Aliansi Mitra Penjara Desak APIP Turun ke Jembatan

Jika sudah launching, jelas Suhendar, pengunjung kampung budaya akan dikenakan retribusi, hasilnya untuk pengembangan kampung budaya itu sendiri.

Lurah Duser bersama Ketua RT02/04 kampung Damai Wisata dan Budaya Duser

“Harapan kami adalah, mendapat dukungan penuh dari masyarakat, karena kami juga butuh ukuran tangan dari stakeholder, agar kampung ini dapat segera di launching”, harapnya. *rik

%d blogger menyukai ini: