Lahan RTH 3,6 Hektar Sudah Dilakukan Studi Kelayakan

 461 total views,  1 views today

pd.com – Pemilihan lahan untuk pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang di dalamnya terdapat alun-alun dan taman kota di area Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong tidak dilakukan secara sembarangan. Sebab pemilihan lahan di wilayah tersebut berdasarkan study kelayakan yang telah dilakukan.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Usep, Rabu (21/02/2018).

baca juga:  Terima SK Kepengurusan, Sekber Wartawan Kota Depok Resmi Bergabung Dengan SWI

Usep menjelaskan sebelumnya sudah dilakukan kajian oleh pihak ketiga dari tiga titik lahan yang menjadi target kita termasuk di wilayah Margonda. Namun, berdasarkan kajian yang dilakukan dengan melihat dari ketersediaan lahan dan harga tanah, maka dipilih di wilayah tersebut

“Selain melakukan kajian tentang ketersediaan dan harga tanah, pihaknya juga melakukan studi kelayakan tentang kajian sosial dengan melihat dari sisi dukungan warga sekitar terhadap pembangunan alun-alun di wilayah tersebut. Menurutnya, berdasarkan dari hasil kajian tersebut, sebanyak 98 persen warga mendukung pembangunan alun-alun” jelas Usep

baca juga:  DPRD Depok Sahkan Nota Keuangan Raperda APBD 2020

Dari hasil kajian tersebut sangat positif, sebagian besar warga sekitar berharap agar tidak hanya proyek perumahan saja tetapi juga ingin dibangun RTH.

Usep juga menambahkan bahwa pengadaan lahan untuk pembangunan alun-alun telah selesai pada tahun 2017 dengan luas lahan 3,6 hektar.

baca juga:  John Norotouw: Papua Tidak Akan Merdeka, Papua Sedang Bangun Kearifan Lokalnya

“Sementara untuk pembangunan alun-alunnya akan dilakukan di tahun ini. Sekarang sedang dalam proses perencanaan” pungkasnya. (mas)

%d blogger menyukai ini: