Lantik PWI Kota Depok, Ilman Minta Jangan Ada Lagi Faksi & Kelompok

 26 total views,  1 views today

Ketua PWI Jabar Ilman bersama jajaran pengurus PWI Depok
DEPOKJAYA, PLANET DEPOK. COM – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok resmi dilantik oleh Ketua PWI Jawa Barat, Ilman Hidayat ditandai dengan penyerahan bendera serta Surat Keputusan (SK) yang diterima oleh ketua PWI Kota Depok Rusdi Nurdiansyah.

Dalam sambutannya, Rusdi meminta dengan pelantikan, para wartawan yang tergabung di PWI Kota Depok bisa lebih aktif lagi dalam menulis.

Selain itu, Rusdi juga mengungkapkan program pertama dirinya yaitu membenahi fasilitas PWI Kota Depok dan meningkatkan kompetensi wartawan dengan menggelar UKW.

baca juga:  Pengamat IPI: Peran DPRD Penting Dalam Pemilu

” Saya juga mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak dan rekan-rekan wartawan. Mari bantu saya jangan hanya sampai disini, tapi kedepan harus saling mendukung,”ujarnya, di Gedung Balai Rakyat, Pancoran Mas, Kota Depok. Jumat (18/6/21).

Sementara itu Ketua PWI Jawa Barat, Iman Hidayat mengingatkan kepada pengurus yang baru dilantik, agar selalu mengingat sumpah.

baca juga:  Pertumbuham Ekonomi Alami Peningkatan, Iklim Investasi Depok Menjanjikan

“Anda sudah bersumpah akan menaati peraturan pers. Jangan sampai lupa, Kode etik jurnalistik itu intinya jangan bohong dan membuat berita fitnah tanpa data dan fakta,”tekannya.

Menurutnya menjadi wartawan sesuai dengan aturan harus kompeten, yaitu tidak menulis tanpa berdasarkan data.

” Saya tidak ingin mendengar anggota PWI menulis tanpa data. Jika masih ada, itu adalah tugas ketua baru membenahi,”incarnya.

Ia juga mengungkapkan, profesi pers sangat luar biasa yaitu mengkritisi dan mengontrol bukan menzalimi.

baca juga:  Tony Yusef "Nahkoda" Baru Sekber Wartawan Kota Depok

” Makanya harus profesional, kritik boleh tapi harus tetap membangun hubungan baik. Makanya PWI harus membina seluruh wartawan,”katanya.

Ia juga berharap, agar setelah pelantikan tidak lagi ada faksi dan kelompok. Apapun yang terjadi pada saat pemilihan, anggap sebuah dinamika organisasi.

“Harus kompak jangan lagi ada kelompok dan faksi. Mari saling merangkul memajukan PWI ke depan,”pungkasnya. *cky

%d blogger menyukai ini: