Lurah Cisalak Pasar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan dan Patuhi Prokes

CISALAK PASAR, planetdepok.com – Meski kini Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas) Kecamatan Cimanggis berada di posisi 54, dalam daftar tabel wilayah Covid -19 Kota Depok, namun Lurah Cipas H. Syahrudin meminta warga terus tingkatkan kewaspadaan dan jaga Protokol Kesehatan (Prokes) setiap hari.

“Sinergitas 3 pilar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ditambah kekuatan lain Pokdar Kamtibmas dan Linmas, terus kita tingkatkan sebagai penunjang kegiatan pencegahan dan penanganan Covid – 19”, ujarnya di Posko PPKM Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kel. Cipas, Selasa (16/2/21), bersama para Babinsa.

Hal itu dilakukannya sebagai salah satu upaya, bagaimana caranya ikhtiar dari sisi pendekatan warga, yang terkonfirmasi positif Covid maupun data yang ada.

Baca Juga:  Kolaborasi Koramil 03 Sukmajaya, Gelar Vaksin Booster Bagi Lansia dan Pedagang Di Pasar Agung

“Ini salah satu ikhtiar kita, bagaimana meminimalkan penyebaran Covid diwilayah Cipas. Alhamdulillah sudah 19 RW, alami penurunan bahkan sekarang kita di posisi 54”, papar H. Syahrudin.

Dia mengatakan, dengan posisi tersebut bukan artinya sudah aman, dalam kondisi saat ini, Satgas dan warga tetap harus terus tingkatkan kewaspadaan, terus jaga Prokes dan Satgas terus memberikan edukasi yang maksimal kepada warga.

“Yang lalu terkonfirmasi 35 orang, sekarang sudah berkurang, dengan sinergi antara UPT Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke lapangan bersama kita, ke posko-posko dan termasuk KSC yang sekarang menjadi kampung tangguh “, ulasnya.

Baca Juga:  Kedatangan Tim Taskforce Kemenkes, Sekda Sebut Kurang Promosi & SDM

H. Syahrudin mengungkapkan, Posko PPKM Siaga Covid ini, ketika berkoordinasi dimanfaatkan untuk selesaikan bahan evaluasi dari lapangan secara bersama, lalu ketika ada penyelesaian yang sama, kita diskusikan diposko ini, termasuk juga bagaimana cara menangani pasien terkonfirmasi, termasuk juga penanganan pasien Isolasi Mandiri (Isoma).

“Setidaknya kita sediakan pangannya, walaupun tidak maksimal karena sudah terdetek dari dinas-dinas, seperti Dinas Sosial”, imbuhnya.

Mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, H. Syahrudin menegaskan, sudah berjalan aktif lakukan kerjasama dan komunikasi dengan para Ketua RT, lantaran lokusnya sudah ke RT, data juga mudah RT informasikan.

Baca Juga:  Waspadai Hepatitis Akut Dinkes Depok Gelar Webinar

“Ketika itu kita dapat , itulah kondisi di lapangan yang sesungguhnya. Bicara soal data, dari Dinas-dinas kan masih bervariasi, kalau kita langsung ke lokus, kita dapatkan real countnya”, pungkasnya. *cky

 984 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.