Lurah Cisalak Pasar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan dan Patuhi Prokes

 590 total views,  3 views today

CISALAK PASAR, planetdepok.com – Meski kini Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas) Kecamatan Cimanggis berada di posisi 54, dalam daftar tabel wilayah Covid -19 Kota Depok, namun Lurah Cipas H. Syahrudin meminta warga terus tingkatkan kewaspadaan dan jaga Protokol Kesehatan (Prokes) setiap hari.

“Sinergitas 3 pilar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ditambah kekuatan lain Pokdar Kamtibmas dan Linmas, terus kita tingkatkan sebagai penunjang kegiatan pencegahan dan penanganan Covid – 19”, ujarnya di Posko PPKM Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kel. Cipas, Selasa (16/2/21), bersama para Babinsa.

baca juga:  Pemkot Depok Buka Lowongan Nakes RS Karantina Makara UI

Hal itu dilakukannya sebagai salah satu upaya, bagaimana caranya ikhtiar dari sisi pendekatan warga, yang terkonfirmasi positif Covid maupun data yang ada.

“Ini salah satu ikhtiar kita, bagaimana meminimalkan penyebaran Covid diwilayah Cipas. Alhamdulillah sudah 19 RW, alami penurunan bahkan sekarang kita di posisi 54”, papar H. Syahrudin.

Dia mengatakan, dengan posisi tersebut bukan artinya sudah aman, dalam kondisi saat ini, Satgas dan warga tetap harus terus tingkatkan kewaspadaan, terus jaga Prokes dan Satgas terus memberikan edukasi yang maksimal kepada warga.

baca juga:  Aplikasi Mobile JKN sebagai Pelayanan Peserta JKN-KIS

“Yang lalu terkonfirmasi 35 orang, sekarang sudah berkurang, dengan sinergi antara UPT Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke lapangan bersama kita, ke posko-posko dan termasuk KSC yang sekarang menjadi kampung tangguh “, ulasnya.

H. Syahrudin mengungkapkan, Posko PPKM Siaga Covid ini, ketika berkoordinasi dimanfaatkan untuk selesaikan bahan evaluasi dari lapangan secara bersama, lalu ketika ada penyelesaian yang sama, kita diskusikan diposko ini, termasuk juga bagaimana cara menangani pasien terkonfirmasi, termasuk juga penanganan pasien Isolasi Mandiri (Isoma).

baca juga:  Nihil Penambahan Kasus, Walikota Depok Tutup Karantina Mandiri Wisma Makara UI

“Setidaknya kita sediakan pangannya, walaupun tidak maksimal karena sudah terdetek dari dinas-dinas, seperti Dinas Sosial”, imbuhnya.

Mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, H. Syahrudin menegaskan, sudah berjalan aktif lakukan kerjasama dan komunikasi dengan para Ketua RT, lantaran lokusnya sudah ke RT, data juga mudah RT informasikan.

“Ketika itu kita dapat , itulah kondisi di lapangan yang sesungguhnya. Bicara soal data, dari Dinas-dinas kan masih bervariasi, kalau kita langsung ke lokus, kita dapatkan real countnya”, pungkasnya. *cky

%d blogger menyukai ini: