Ekbis  

Pasar Kemiri Muka Kembali Beroperasi Normal Menetapkan SOP Prokes Ketat

Kepala UPT Pasar Kemiri Muka Wahyu

Kepala UPT Pasar Kemiri Muka Wahyu
KEMIRIMUKA, PLANETDEPOK.COM – Kepala UPT pasar Kemiri Muka Boy Wahyu Sahadat meminta seluruh pengelola pasar rakyat menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) Protokol Kesehatan. Imbauan ini juga ditekankan kepada seluruh pedagang dan konsumen yang berbelanja secara langsung ke dalam pasar.

“Saya meminta seluruh pengelola pasar rakyat, para pedagang pasar, dan pembeli untuk mematuhi ketentuan Pemerintah, protokol dan SOP kesehatan yang telah ditetapkan. Agar pasar tetap beroperasi sehingga kegiatan ekonomi rakyat tetap berjalan. Namun, semua pihak harus tetap mengedepankan dan menerapkan secara disiplin protokol kesehatan dengan baik,” ujarnya, Jumat (24/9/21).

Wahyu menegaskan, pihaknya telah menetapkan SOP Protokol Kesehatan pasar, yaitu mencakup ruang dagang atau lokasi berjualan, pengelola pasar, pedagang dan pembeli. Seluruh pihak harus memahami SOP Protokol Kesehatan ini dan menerapkannya.

Baca Juga:  Walikota Depok Terbitkan 8 Jurus Jaga Stabilitas Harga Bulan Ramadhan & Idul Fitri

“Kami tiap hari sosialisasi pasang SOP di semua lokasi pasar, agar kita semua bisa terhindar dari penyebaran virus corona lebih luas dan bisa melawan virus tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pasar harus menyiapkan dan memastikan seluruh pedagang menggunakan masker dan sarung tangan selama beraktivitas, serta memastikan seluruh pengelola, pedagang, negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR/Rapid Test yang difasilitasi Pemerintah Daerah

Baca Juga:  Kunjungi Sentra Pengrajin Batik Khas Depok, Idris Berkomitmen Terus Fasilitasi UMKM

Selain itu kami pengukuran suhu tubuh kepada seluruh pedagang dan pembeli sebelum dibukanya pasar, kalau suhu diatas 37⁰ C, saya wajib melarang orang itu masuk/beraktivitas di lingkungan Pasar,” tandasnya

Wahyu yang sebelumnya menjabat Kasubag TU pasar kemirimuka ini Menyediakan tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer di beberapa lokasi di Pasar Rakyat, mengatur waktu operasional dan tempat pedagang dengan physical distancing atau pembatasan jarak 1,5 meter antar pedagang.

“Iya saya akan memberikan teguran/sanksi kepada pedagang yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tirta Asasta Terima Bantuan dari Program Kemitraan USAID - SECO

Mengenai vaksin massal tambah Boy, pedagang pasar Kemiri sudah tervaksin 1.256 orang, hal ini pihak pasar kerjasama dengan KPPKMD.

“Selain vaksin, kami terus melakukan bersih-bersih, penyemprotan disinfektan dan pembagian masker, selalu dilakukan,” pungkasnya. *cky

 12,619 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.