Pasar Kemiri Muka Kembali Beroperasi Normal Menetapkan SOP Prokes Ketat

 12,591 total views,  1 views today

Kepala UPT Pasar Kemiri Muka Wahyu
KEMIRIMUKA, PLANETDEPOK.COM – Kepala UPT pasar Kemiri Muka Boy Wahyu Sahadat meminta seluruh pengelola pasar rakyat menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) Protokol Kesehatan. Imbauan ini juga ditekankan kepada seluruh pedagang dan konsumen yang berbelanja secara langsung ke dalam pasar.

“Saya meminta seluruh pengelola pasar rakyat, para pedagang pasar, dan pembeli untuk mematuhi ketentuan Pemerintah, protokol dan SOP kesehatan yang telah ditetapkan. Agar pasar tetap beroperasi sehingga kegiatan ekonomi rakyat tetap berjalan. Namun, semua pihak harus tetap mengedepankan dan menerapkan secara disiplin protokol kesehatan dengan baik,” ujarnya, Jumat (24/9/21).

baca juga:  Ketua Dekranasda Jabar Sebut Produk IKM Depok Variatif & Keren

Wahyu menegaskan, pihaknya telah menetapkan SOP Protokol Kesehatan pasar, yaitu mencakup ruang dagang atau lokasi berjualan, pengelola pasar, pedagang dan pembeli. Seluruh pihak harus memahami SOP Protokol Kesehatan ini dan menerapkannya.

“Kami tiap hari sosialisasi pasang SOP di semua lokasi pasar, agar kita semua bisa terhindar dari penyebaran virus corona lebih luas dan bisa melawan virus tersebut,” ujarnya.

baca juga:  Dishub Sebar Surat Edaran Angkutan Barang Saat Natal dan Tahun Baru 

Menurutnya, pasar harus menyiapkan dan memastikan seluruh pedagang menggunakan masker dan sarung tangan selama beraktivitas, serta memastikan seluruh pengelola, pedagang, negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR/Rapid Test yang difasilitasi Pemerintah Daerah

Selain itu kami pengukuran suhu tubuh kepada seluruh pedagang dan pembeli sebelum dibukanya pasar, kalau suhu diatas 37⁰ C, saya wajib melarang orang itu masuk/beraktivitas di lingkungan Pasar,” tandasnya

Wahyu yang sebelumnya menjabat Kasubag TU pasar kemirimuka ini Menyediakan tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer di beberapa lokasi di Pasar Rakyat, mengatur waktu operasional dan tempat pedagang dengan physical distancing atau pembatasan jarak 1,5 meter antar pedagang.

baca juga:  NJOP Naik, Pemkot Depok Kasih Diskon 50 Persen

“Iya saya akan memberikan teguran/sanksi kepada pedagang yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan,” ujarnya.

Mengenai vaksin massal tambah Boy, pedagang pasar Kemiri sudah tervaksin 1.256 orang, hal ini pihak pasar kerjasama dengan KPPKMD.

“Selain vaksin, kami terus melakukan bersih-bersih, penyemprotan disinfektan dan pembagian masker, selalu dilakukan,” pungkasnya. *cky

%d blogger menyukai ini: