Baktijaya, Planetdepok.com – Kelurahan Baktijaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 secara dalam jaringan (Daring), untuk perencanaan anggaran Tahun 2027 dengan mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Depok Maju, Senin (19/1/2026).
Lurah Baktijaya Rezky menjelaskan pelaksanaan Musrenbang berjalan lancar, termasuk pengelolaan Dana RW sebesar Rp300 juta yang dialokasikan untuk 29 RW di wilayah Baktijaya.
“Seluruh usulan dari pengurus RW, telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Depok untuk ditindaklanjuti pada anggaran tahun 2027 mendatang,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh usulan tersebut telah melalui proses rembug RW, yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Dalam rembug tersebut, terdapat sembilan kegiatan mandatori yang wajib dilaksanakan, di antaranya Proklim, Operasional Posyandu, Kampung Cabai Sehati, Pembangunan infrastruktur, Pemasangan cermin cembung, serta program pemberdayaan lainnya.
“Seluruh usulan tersebut, juga telah disampaikan kepada Bappeda Kota Depok sebagai leading sector dalam pelaksanaan Musrenbang,” tambah Rezky.
Ia menjabarkan, untuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur, akan digunakan skema swakelola Tipe 4 atau Pokmas (Kelompok Masyarakat).
Dalam hal ini, Lurah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan melakukan kontrak kerja dengan Pokmas, guna penyerapan anggaran pembangunan dan Dana RW, baik untuk infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
Rezky juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi, antara pengurus RW dan pihak kelurahan agar tidak terjadi permasalahan dalam pelaksanaan dan penyerapan Dana RW.
“Kami ingin meminimalisir kesalahan, dalam pelaksanaan anggaran. Dana RW ini harus benar-benar digunakan untuk kemaslahatan masyarakat, demi terwujudnya Depok yang maju dan Baktijaya yang berseri,” pungkasnya. (iki)





