Penanganan Banjir dan Kampung Caraka Jadi Prioritas Musrenbang Kalibaru

Anggota Dewan Qurtifa, Sekcam Cilodong dan Lurah Kalibaru (foto: Riki)

Anggota Dewan Qurtifa, Sekcam Cilodong dan Lurah Kalibaru (foto: Riki)
Kalibaru, Planetdepok.com – Lurah Kalibaru Indra Cahyadi mengungkapkan, pada pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilodong tahun 2023, pihaknya memprioritaskan penanganan Banjir dan pembentukan Kampung Cerdas Ramah Keluarga (Caraka).

Ia menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang ini pada dasarnya ini sama dengan Kelurahan lain, yang mana prioritasnya mengikuti Juklak dari BP4D. Bagi Kalibaru sendiri, tahun ini lebih prioritaskan bagaimana menciptakan Kampung Caraka dan juga pembangunan infrastruktur terutama drainase.

“Karena kita mau kurangi genangan air dan banjir di wilayah kita. Itu prioritasnya, kalau pemberdayaan yang lain sama dengan Kelurahan lain,” tegasnya.

Terkait Kampung Caraka, Indra memaparkan, tahun ini baru mulai pemantapan, namun pihaknya masukkan lagi dalam perencanaan tahun 2023, untuk dilaksanakan lagi nanti tahun 2024 untuk penguatan.

Baca Juga:  Turutin Arahan Mendagri, Walikota Depok Sebut Telah Terbitkan Sejumlah Kebijakan

“Kampung Caraka kita harapkan ada setiap RW, tapi tahun ini baru upayakan satu RW. Kita milih kriteria RW tersebut yang sudah memenuhi pendukung pembentukan Kp. Caraka tersebut, kita ada 2, yakni RW 02 dan 06,” ulasnya.

Bagi Indra, sebenarnya tidak ada kesulitan dalam membentuk Kp.Caraka , lantaran dibantu stake holder, ada Pokja sehat, Pokja paud, PKK. Dengan itu, ia optimis Kalibaru bisa lebih maju.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Qurtifa Wijaya menyampaikan, siap memberikan aspirasinya untuk kelurahan Kalibaru hingga mencapai Rp. 5000 juta.

Baca Juga:  Dishub & Polres Depok Tutup 5 U Turn Jalan Boulevard GDC

“Ada 400 sampe 5000 jutaan, usulan warga yang BS dimaasukan ke dalam Pokir saya, untuk Kalibaru, ada infrastruktur dan juga hibah bansos,” ujarnya.

Makanya, sambung Qurtifa, bila ada usulan dalan Musrenbang yang tidak tercover untuk 2024, bisa sampaikan kepadanya melalui usulan Pokir.

“Makanya saya ikuti mulai dari awal sampai selesai, biar tau apa saja masalah yang ada sini, agar bisa disampaikan kepada saya,” tekannya.

Qurtifa menilai, kolaborasi kerjasama Lurah, LPM dan RT RW sangat bagus, lantaran beda dengan Kel lain.

Prosesnya sudah bagus, ia lihat tidak ada komplain dan sanggarahan, karena sudah dibicarakan secara bersama sebelumnya, sehingga semuanya tercover, programnya juga sesuai arahan dari Bappeda, anggaran termaksimalkan, bisa terbagi dan terdistribusi dengan baik.

Baca Juga:  Warga RT 05/20 Kelurahan Panmas Berikan Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu

“Ini bisa jadi contoh Kelurahan lain dalam buat model perencanaan, termasuk laporan realisasi tahun lalu, juga disampaikan dengan baik, kita dari dewan akan support,” utasnya. *iki

 36 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.