Program Idris – Imam Berorientasi Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

SAWANGAN, planetdepok.com – Program pembangunan yang di bawa Paslon nomor urut 2 Mohammad Idris – Imam Budi Hartono, untuk kota Depok 5 tahun ke depan, dinilai sangat realistis dibandingkan program Paslon lainnnya.

“Program Idris – Imam ini, lebih rasional dibandingkan program Paslon lainnya. Oleh karenanya, kita minta Kiai Idris dan bang Imam yang melanjutkan pembagunan kota Depok, biar pemerintahannya bisa fokus melanjurkan agenda pemulihan perekonomian dan kesehatan, yang diarahkan oleh Pemerintah pusat”, papar Pembina Mustopa Center, Mustopa Dwi Putra usai Temu Tokoh Masyarakat, Minggu (15/11/2020) Jl. Raya Muchtar Gang Poncol RT 02/07 Kel. Sawangan Kec. Sawangan.

Dia menuturkan, pemerintah Pusat targetnya ke depan semua sama, yakni terkait pasca Covid -19, semua daerah harus melakukan pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan.

Baca Juga:  Janji Kampanye Idris - Imam Akan Atasi Penganguran & Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Seandainya Kota Depok, terjadi peralihan kekuasan, tandas Mustopa, maka sangat beresiko, pasalnya akan terjadi perubahan kebijakan, perlu transisi lagi.

*Sementara saat ini, pemerintah di daerah perlu di genjot untuk kejar pemulihan ekonomi dan kesehatan. Itu yang perlu kita pikirkan bersama-sama”, ujarnya.

Baca Juga:  Disdukcapil Musnahkan 32 ribu E-KTP

Mustopa berfikir, Idris – Imam bisa meraih kemenangan 70 persen, lantaran dengan bantuan suara dari Mustopa Center, yang anggotanya dari lintas usahawan, yang secara personal ada yang anggota Hipmi dan UMKM, Lintas profesi, Profesional dan Akademisi.

“Buat saya Idris – Imam, pilihan yang rasional untuk kita pilih, dengan pertimbangan berpengalaman, kapasitas dan kompetensi , secara pengalaman, politik dan birokrasi sudah teruji, programnya lebih terukur dan nyata”, pungkasnya. *cky

 217 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.

Baca Juga:  Rama Pratama: Konyol, Jika Pradi - Afifah Klaim Hasil Bertolak Belakang Dengan Quick Count