Puluhan Guru SDN Gugus 2 Cilodong Ikuti Pembinaan Kaidah Penulisan Soal PTS

Ketua K3S SDN Kec. Cilodong Nurhasan saat menutup pembinaan KKG Gugus 2 SDN Kecamatan Cilodong

Ketua K3S SDN Kec. Cilodong Nurhasan saat menutup pembinaan KKG Gugus 2 SDN Kecamatan Cilodong
CILODONG, PLANETDEPOK.COM – Dalam upaya peningkatan mutu Pendidik atau guru, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kecamatan Cilodong menggelar pembinaan guru, guna mempersiapkan Penilaian Tengah Semester (PTS).

Jabatan seorang Guru, menurut Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SDN Kecamatan Cilodong Nurhasan, adalah profesi pekerjaan yang harus dilaksanakan secara profesional. Banyak hal yang harus dilakukan untuk membentuk guru menjadi  profesional, seperti pembinaan seperti sekarang ini.

“Pembinaan KKG ini kan sebagai jembatan guru-guru supaya menjadi profesional dengan berbagai keahlian dan kompetensi. Bagaimana menjadikan anak-anak didik yang berkarakter, beriman, berkepribadian diri yang baik, dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap peserta didik,” terangnya, usai menutup pembinaan, Senin (21/2/2022).

Guru adalah pilar pendidikan, tuturnya, guru mempunyai beban tugas yang sangat berat. Bertanggung jawab pada perkembangan anak didik dan memiliki peran sentral dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan Nasional.

Kelompok Kerja Guru (KKG), kata dia merupakan suatu wadah dalam pembinaan kemampuan professional guru, pelatihan dan tukar menukar informasi, dalam suatu mata pelajaran tertentu sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Pembinaan sangatlah penting terutama dalam rangka peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik. Dengan adanya pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Depok, terutama melahirkan generasi bangsa yang inovatif, ” harapnya.

Selain itu, timpalnya, dapat meningkatkan kinerja guru-guru SD agar lebih kreativ dan penuh inovasi, sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.

Sementara itu, Pengawas SD Disdik Kota Depok Supriatna memaparkan, pembinaan tadi diberikan olehnya tentang kaidah penulisan soal dalam mempersiapkan PTS.

“Jangan sampe guru buat soal pelajaran yang timbulkan kerancuan akibat penggunaan kata kerja yang operasional, jangan ada persepsi jawaban yang ganda,” urainya.

Mereka, ucapnya, harus memberikan soal-soal terbuka, yang bisa di gali oleh daya nalar peseta didik.

Menyinggung pembinaan KKM yang disampaikan olehnya, dia menerangkan, Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB), yang ditentukan oleh satuan pendidikan.

“KKM ditetapkan oleh sekolah pada awal tahun pelajaran dengan memperhatikan, kemampuan rata-rata peserta didik (Intake) dan Kemampuan daya pendukung, yang erorientasi pada sumber belajar,” ulasnya.

Tehnik penilaiannya, lanjutnya, adalah kewenangan satuan Pendidikan, karena guru yang lebih tahu karakter peserta didik, sebab tiap karakter beda dengan tiap sekolah.

“Poinnya yakni, KKM acuan ketuntasan belajar adalah KKM kelas, sedangkan KKM sekolah sebagai acuan untuk kelulusan,” pungkasnya. *iki

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.