Sekber Depok Mendukung Langkah PWI Depok Atas Dugaan Tindak Kekerasan Terhadap Anggotanya

 116 total views,  2 views today

DEPOK, PLANET DEPOK. COM – Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Kota Depok turut prihatin dan mengecam dugaan tindakan kekerasan mental yang dilakukan oleh Kapolres Metro Depok terhadap salah satu anggota PWI Kota Depok.

Atas kejadian itu, Ketua Sekber Wartawan Kota Depok Tony Yusep menyatakan, akan mendukung penuh langkah-langkah Ketua PWI Depok terhadap laporan anggotanya, lantran mendapat perlakuan kekerasan mental dan pengusiran oleh Kapolrestro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat liputan pelaporan dugaan tindak pidana penipuan, yang dialami peternak sapi di Mapolrestro Depok, Senin silam.

“Sangat disayangkan peristiwa itu sampai terjadi. Kami sangat memprotes dan mengecam jika ada tindakan kekerasan terhadap wartawan”, tegasnya, Selasa (3/8/21)

baca juga:  Hardiono Pimpin Rapat Sosialisasi Perpres 33/2020 Terhadap ASN

Lebih jauh dia juga menegaskan, akan mendukung penuh langkah Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansyah untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepada Kapolda Metro Jaya, Kapolri, Dewan Pers, PWI Pusat, dan PWI Provinsi Jawa Barat.

“Kami berharap kejadian serupa tidak pernah lagi terjadi di Kota Depok maupun di belahan Negara manapun”, pungkasnya

Sebelumnya, dalam keterangan tertulisnya, Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah memprotes keras tindakan kekerasan mental Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar terhadap seorang wartawan Depok News bernama Furkan, yang juga merupakan anggota PWI Kota Depok.

Rusdy menyampaikan protes tersebut, lantaran Kapolres Metro Depok diduga mengusir dan memerintahkan anggotanya, untuk menghapus rekaman saat liputan di Mapolres Metro Depok, Senin 2 Agustus 2021 pagi.

baca juga:  Ratusan Ribu Warga Depok Menunggak Iuran BPJS Kesehatan

“Kami pengurus dan seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok menyatakan sikap dan protes keras atas peristiwa intimidasi dan pengusiran terhadap wartawan bernama Furkan, oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar saat sedang melakukan tugas jurnalistik, meliput pelaporan penipuan peternak sapi asal Bima di Mapolrestro Depok, Senin 2 Juli 2021, sekira pukul 10.30 WIB,” kata Rusdy dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8/21).

Rusdy menjelaskan, informasi mengenai pengusiran yang dilakukan oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar tersebut disampaikan langsung oleh Furkan kepada pengurus PWI Depok

“Kami dari pengurus PWI Kota Depok menyatakan sikap protes keras atas prilaku arogansi Kapolrestro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar,” jelasnya.

baca juga:  Tidak Targetkan Jumlah, Kecamatan Cinere Ingin Membuat Ribuan Biopori

Lebih lanjut, Rusdy Nurdiansyah mengatakan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar telah melanggar Pasal 18 UU Pers No 40 Tahun 1999.

“Berdasarkan laporan saudara Furkan, Kapolrestro Kombes Pol Imran Edwin Siregar juga telah menghina profesi wartawan, karena menyuruh anak buahnya yang anggota polisi Polrestro Depok mengambil handphonenya dan menghapus rekaman hasil wawancara,” ungkapnya.

Untuk itu Rusdy mengatakan, dalam waktu dekat pengurus PWI Kota Depok akan melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolda Metro Jaya, Kapolri, Dewan Pers, PWI Pusat, dan PWI Provinsi Jawa Barat. *cky

%d blogger menyukai ini: