Sekber Wartawan Gandeng LPDS Untuk Gelar UKW Anggotanya

JAKARTA, planetdepok — Sekber Wartawan Kota Depok, diterima Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) – Hendrayana, di kantor LPDS – Jakarta, terkait rencana Sekber yang akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), selasa (23/7/19).

Hendrayana yang didampingi Indri, selaku menejer program LPDS menjelaskan, bahwa UKW adalah bentuk peningkatan kredibilitas personal terkait profesi jurnalis.

“LPDS memiliki kepentingan untuk para jurnalis agar kemampuan profesinya teruji secara kompetensi. Oleh karena itu, kami menyambut baik rencana Sekber wartawan kota Depok yang akan mengadakan UKW bersama LPDS,” ungkap Hendrayana.

Baca Juga:  Hari Jadi ke 22, Walikota Depok Minta Masyarakat Bangkit Dalam Kebersamaan

Lebih jauh Hendrayana menjelaskan, bahwa UKW yang dilakukan LPDS adalah bentuk tanggung jawab LPDS terkait peningkatan uji kompetensi terhadap para wartawan. Baik yang terdaftar di bawah naungan dewan pers secara organisasi, atau pun secara pribadi.

Baca Juga:  Walikota Depok & Menhub Lepas 3.180 Pemudik Terminal Jatijajar

“Karena LPDS sendiri adalah anak kandung Dewan Pers yang memiliki kewenangan untuk mengadakan UKW,” terang Hendrayana lagi.

Sementara itu, Herry Budiman, selaku Ketua Presidium Sekber menjelaskan, UKW yang akan dilakukan Sekber bekerjasama dengan LPDS adalah bentuk kerjasama organisasi dengan lembaga. Sehingga langkah ini sudah tepat.

“Kami berharap rencana kerjasama ini akan meningkatkan kompetensi wartawan yang tergabung di Sekber. Dan agenda pelaksanaan UKW kalau tidak ada halangan dilakukan pada tahun ini,” ungkap Herry.*cky

 318 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.

Baca Juga:  Pipa PDAM Depok Bocor,  Aliran Air Sementara dihentikan