Sekda Kota Depok Buka Rakor Sekber Wartawan

MARGONDA, planetdepok.com – Sebagai sarana sinkronisasi dan optimalisasi divisi-divisi dalam implementasi RKA 2019 – Semester I tahun 2020, Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Kota Depok, menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Fave, Margonda Depok, Rabu (14/8/19).

Rakor tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Depok Hardiono, dihadiri juga oleh perwakilan Diskominfo Didi Irawan dan para pengurus Sekber Wartawan Kota Depok selaku peserta Rakor.

Ketua Presidium Sekber Wartawan Kota Depok Herry Budiman mengatakan, Rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Sekber pada bulan Mei 2019 lalu, dimana pada Raker tersebut menelurkan 5 Divisi yakni Pantab Ngopi Bareng, Rumah Advokasi, Pokja CSR, Lembaga Kajian Sekber Wartawan (LKSW) dan Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS).

“Melalui Rakor ini diharapkan setiap program prioritas yang disampaikan, punya impack keluar”, ujarnya.

Didi Irawan mewakili Diskominfo meminta kepada Sekber, program-program Sekber bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, yang memiliki inovasi sesuai dengan perkembangan era digitalisasi. “Apa yang di programkan dapat bersinergi dengan Pemkot meski keseluruhannya ada kritik yang membangun”, kilahnya.

Sebelum Membuka Rakor tersebut secara resmi, Sekda Kota Depok Hardiono menyambut baik program kerja Sekber dalam meningkatkan kinerjanya ke dalam maupun ke luar, tujuan utamanya memang harus meningkatkan profesi jurnalis. Tiap anggota dimintanya harus memiliki kompetensi.

” Seperti halnya profesi lainnya, Seorang Dokter pun dituntut untu melengkapi kompetensinya dan sesuai program Presiden RI, 5 tahun ke depan harus meningkatkan kualitas SDM”, utasnya.

Hardiono menegaskan, peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu output, outcomenya jadi meningkatkan daya saing Kota Depok. “Wartawan juga harus punya visi maju ke depan, lewat tahapan. Sisi Profesinya dengan melakukan berbagai macam kegiatan sampingan atau usaha lain untuk meningkatkan kesejahteraan, misalnya punya siklus yang ada hubungannya dengan jurnalistik, seperti percetakan, film dan kaderisasi SDM di sekolah-sekolah”, pintanya.

Menurut Sekda sudah saatnya Sekber melakukan kaderisasi, guna meningkatkan optimalisasi dan efisiensi peran Sekber itu sendiri. ” Dengan menyiapkan kaderisasi, memudahkan dalam membentuk jaringan komunikasi hingga ke tingkat RW. Misalnya pelatihan jurnalistik kepada anak-anak sekolah”, ujarnya.

Dengan menyiapkan kader-kadernya dan optimalisasi fungsi dan peran para jurnalis muda, lanjut Hardiono, maka pola pemberitaan akan lebih bervariasi. *cky

 320 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: