Simulasi Pencegahan Dini Bencana Kebakaran, Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok Terus Lakukan Sosialisasi

planetdepok.com – Depok
Kejadian kebakaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana kebakaran itu dapat di cegah, untuk itu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok terus memberikan pemahaman kepada masyarakat luas di Kota Depok.

Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keahlian tentang teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan masyarakat, tempat tinggal atau di lingkungan kerja.

Kali ini Bidang Pencegahan dan Penyuluhan pada Disdamkar dan penyelamatan menggelar Penyuluhan dan simulasi pencegahan bahaya kebakaran di RT. 04 RW. 09 Kelurahan Pasir Gunung Selatan Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Kamis (23/6/2022). Dihadiri Kabid dan staf, Sekel Pasir Gunung Selatan, Kasie Pemerintahan dan anggota linmas, anggota redkar RT, RW dan warga kurang lebih 30 peserta mengikutinya.


Kepala Bidang Pencegahan dan Penyuluhan, Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok Nelson Da Silva, mengatakan dengan adanya penyuluhan ini diharapkan akan muncul kesadaran dari dalam diri kita untuk mencegah terjadinya kebakaran terutama di lingkup rumah tempat tinggal kita sendiri.
“Setiap tahun kita juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk menanggulangi bahaya kebakaran sejak dini, biasa kita lakukan entah kita mengundang masyarakat ke kantor atau kita datang ke tempat mereka,” ungkap Nelson Da Silva, pada Kamis (23/06/2022) di lokasi simulasi.
Baca Juga:  Kepsek SMPN 20 Depok Umumkan Semester 2 Sekolah Secara Daring

Kegiatan berlangsung pada pukul 08.00 WIB dan pelaksanaan simulasi tanggap bencana dilapangan lingkungan RW. Terlihat beberapa skenario yang diperagakan oleh petugas Damkar seperti kebakaran tabung gas, kebakaran oleh bensin kompor gas dengan cara tradisional dan modern, dan penanggulangan menggunakan kain basah serta Apar.


“Iya, kegiatan ini secara rutin kita lakukan. Untuk jadwal rutin kita lakukan setiap triwulan dalam satu tahun,” kata Nelson.

Nelson menambahkan, kegiatan tersebut sebagai kegiatan rutin, simulasi pemadam kebakaran dengan menggunakan media kain goni basah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), menurutnya, bagaimana meningkatkan pemahaman masyarakat bagaimana menghadapi bahaya kebakaran sejak dini.

Baca Juga:  Sejumlah PAC Hanura Depok Dukung Muscablub

“Simulasi ini juga dapat mengaplikasikan teknik penanggulangan dan pemadaman kebakaran berdasarkan media pemadaman sederhana dengan menggunakan goni basah maupun kain basah, dan jika terjadi kebakaran jangan panik,” ucapnya.

Pada praktik simulasi penangganan kejadian kebakaran ini, masyarakat langsung mempraktikan bagaimana cara penggunaan Apar yang umumnya ada di lingkungan rumah tangga, bangunan gedung dan perkantoran.

“Kegiatan ini juga untuk menguji ketangkasan tim pemadam kebakaran, tentang penanggulangan secara cepat jika terjadi kebakaran,” papar Nelson.

Sementara itu, Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Depok R. Gandara Budiana mengatakan, banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor tersebut kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.


“Ambil posisi dari arah kiri ke kanan dan jangan berada pada posisi ditengah karena bisa saja api nya melebar kiri dan kanan, lalu perlahan tutup dengan menggunakan goni atau kain yang sudah dibasahkan dengan air,” Gandara memaparkan.
Baca Juga:  Ini Daftar Rotasi Tujuh Kasek SMPN Depok

Lanjut Gandara, untuk memadamkan api jika berada diluar ruangan dengan media tradisional harus ingat dimana arah mata angin dan langsung ambil media basah lalu ditutup secara perlahan dan yang terpenting media basah tersebut jangan dilempar dan dilakukan dengan tenang.

“Tentunya kami berharap masyarakat akan lebih memahami, mengetahui apabila di lingkungannya terjadi kebakaran, paling tidak mengamankan diri itu lebih penting,” ujar Gandara.
“InsyaAllah, simulasi ini akan bermanfaat bagi masyarakat khususnya dilingkungan RT, RW dan lingkungan Rumah Tangga,” pungkasnya. (Adi).

 268 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.