Smart Planning Jadi Renja Utama BP4D Tahun 2021

MEKARSARI, planetdepok.com – Untuk mengkoordinasikan dan mensingkronkan semua usulan yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kota, Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Depok, pagi tadi  Kamis (27/2/20), menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah di Wisma Hijau, Mekarsari Cimanggis, Depok.

Dengan mengangkat tema Smart Planning Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah, Kepala BP4D Kota Depok Widya Riyandani menyampaikan, Tahun 2021 BP4D punya 5 program yakni, Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, Mengembangkan Sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing, Mengembangkan ekonomi yang mandiri, kokoh dan berkeadilanberkeadilan.

“Kemudian, Membangun Infrastruktur dan ruang publik yang merata, berwawasan lingkungan dan ramah keluarga dan Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan nilai nilai agama, dan menjaga kerukunan antar umat beragama, serta meningkatkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara”, bebernya.

Widyati berharap, Renja OPD tahun 2021, dapat menghasilkan hal baik, sesuai program dan anggaran yang diajukan. “Jika ingin melihat materi forum Renja BP4D, materi dapat di unduh pada link berikut : bit. ly/MATERIFRBAPP2021”, ujarnya.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bapeda Provinsi Jawa Barat Dr. Indra Sofyan, memaparkan potensi-potensi kegiatan di Propinsi yang dapat menunjang program peningkatan daya saing Kota Depok dengab Kabupaten atau Kota lainnya di Jabar.

Ia juga mengungkapkan, dalam belanja APBD Hibah dan Bansos, pencairan dananya bukan lagi di BKD. “Sekarang pencairan dana hibah ada di dinas terkait, tidak lg di Wali Kota atau BKD. Namun pengajuannya tetap ditujukan kepada Wali Kota.Misalnya hibah Posyandu, sekarang dinas yang cairkan, jadi tanggung jawab Kadis penggunaan dan pelaporannya”, paparnya.

Indra meminta, kepada para dinas, agar Segera buat program Hibah dan Bansos, sebagai bahan usulan  TAPI. “Lalu di Perwalkan, supaya nanti jelas siapa penerima, LPJ dan nilainya”, tukasnya.

Kasubdit Sistem Informasi dan Diseminasi Inovasi Kemenristek RI Adawiyah, pada forum tersebut memaparkan tentang, Pemetaan daya saing daerah, dalam mendukung pembangunan di pemerintahan daerah. *cky

 76 total views,  1 views today