Tahun 2024 Depok Jaya Targetkan Menjadi Kelurahan Bebas Banjir

Lurah Depok Jaya Herliana Maharani & Moderator Putra Gara (foto: Riki)

Lurah Depok Jaya Herliana Maharani & Moderator Putra Gara (foto: Riki)
Depok Jaya, Planetdepok.com – Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, pada tahun 2024 membuat target menjadi Kelurahan Bebas Banjir. Hal itu dikemukakan Lurah Depok Jaya Herliana Maharani saat Ngopi Bareng DPD SWI Kota Depok, di Aula Kelurahan Depok Jaya, Jalan Nusantara, Senin (30/1/2023).

Banjir memang menjadi momok setiap daerah, bahkan banjir telah lama menjadi permasalahan Depok Jaya. Dengan adanya program Depok Jaya bebas banjir (DJ Bebas Banjir) tersebut, tentu menjadi harapan baru bagi semua warganya.

Lurah Elin, sapaan akrabnya mengatakan, tahun pertama ditugaskan Walikota Depok Mohammad Idris menjadi Lurah Depok Jaya, ia belum memiliki program apapun. Lantaran itu ia melakukan kunjungan ke semua stake holder, guna menjalin komunikasi dan mencari informasi apa yang menjadi permasalahan DJ selama ini.

“Awal tahun 2022 kita semua tahu curah hujan sangat tinggi bahkan banyak kejadian atap terbang dan pohon tumbang dan setiap hujan saya mendapat laporan foto dan video dari warga bahwa wilayah Perumnas Depok Jaya banjir,” paparnya.

Bahkan lanjutnya, banjir itu ada yang sampai masuk ke dalam rumah Lansia. Pertama ia kaget Perumnas banjir tapi memang kondisinya itu banjir.

“Tindakan pertama bersama LPM, kita kerja bakti angkat lumpur yang menumpuk di saluran drainase RW 03 di Jalan Pepaya. Akhirnya kita telusuri ditemukan titik awal lokasinya di RW 02 Jalan Mangga,” terang Elin.

Setelah menemukan permasalahan tersebut, ia akhirnya memutuskan membuat program DJ Bebas Banjir yang telah ia sampaikan ke forum Musrenbang tahun 2023 dan ternyata mendapat support dari para RW.

“DJ Bebas banjir akan kita lakukan pada tahun 2024, itu dapat sambutan dari Bappeda program sederhana tapi berimplikasi besar pada kehidupan masyarakat,” tukasnya.

Untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya akan melakukan perbaikan drainase yang arus airnya dialirkan menuju Lembah Gurame dan membuat lubang biopori agar air diserap tanah.

“Saluran yang ukuran sekarang kecil, kita akan perbesar. Yang tadinya ukuran Uditch 40×40, akan kami ganti menjadi 40×60 agar dapat menampung air dan mengalir ke Lembah Gurame,” utasnya. *iki

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.