Tebar 3.5 ton Ikan, Pokja Situ Jatijajar Gelar Lomba Mancing

Depok- Lebih dari 370 peserta saling berlomba mendapatkan ikan jenis bawal terberat untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah dari pihak Kelompok Kerja (Pokja) Situ Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok sebagai penyelenggara lomba mancing Diarea Situ Jatijajar.

Lomba mancing ikan sebanyak 3.5 ton itu dibanjiri para peserta. Animo peserta lomba tidak hanya berasal dari warga setempat. Peserta juga datang dari wilayah sekitar Depok dan luar Kota Depok.

Tidak hanya warga Jatijajar, peserta juga datang dari luar Depok seperti Bogor dan Jakarta. “Sebanyak 185 lapak telah diisi para peserta lomba. Selain warga Jatijajar, peserta juga banyak dari Jakarta dan Bogor,” kata Iwan Arba, Sekertaris Pokja Situ Jatijajar sebagai panitia lomba mancing,Minggu,(8/4).

Menurutnya, jumlah total ikan jenis bawal yang ditanam diarea lomba sebanyak 3,5 ton. Ukuran ikan terbesarnya bisa ada yang mencapai berat hingga 7 sampai 10 kilogram. “Mayoritas para peserta pasti tidak akan kecewa karena mayoritas peserta banyak dapat ikan. Untuk raihan ikan terberat ukuran 5.2 kilogram dan berhak mendapat hadiah sebesar Rp.5 juta,” ungkap Iwan.

Suasana ramai dan menarik langsung terlihat sejak dimulainya lomba pada pagi hari. Para peserta lomba langsung menikmati sensasi sentakan ikan kategori jenis predator itu. “Wah, lihatnya langsung seru. Begitu awal lemparan, langsung disambar ikan. Sampai ada yang langsung dapat tiga ekor sekaligus. Tiga mata kail pancing dapat semua,” kata salah seorang warga yang turut saksikan kemeriahan suasana di area lomba mancing.

Lomba mancing yang digelar mulai pukul 08:30 wib hingga 15:00 wib itu miliki total hadiah sebesar Rp.14 juta berikut doorprize. “Total hadiahnya Rp. 14 juta. Hadiah pertamanya berhak dapatkan uang tunai sebesar Rp. 5 juta, hadiah ikan terberat ke dua dan ketiga masing-masing dapat uang Rp.4 juta dan Rp.3 juta. Doorprize Rp.2 juta untuk 10 lapak peserta,” Jelas Iwan.

Salah seorang peserta lomba, Dedi mengatakan dirinya sangat puas ikuti lomba karena selain berhasil bawa pulang ikan satu korang, dirinya juga sempat menempati posisi ke dua perolehan ikan terberat dengan bobot 4.3 kilogram. Jelang waktu usai lomba, posisi ikan terberatnya tergeser dengan perolehan bobot ikan bawal ukuran 4.5 kilogram.

“Biarpun gagal juara, tapi seru, asik dan puas juga bisa tarik ikan babon yang ukuran 4.3 kilo plus bawa pulang ikan sebanyak ini,” katanya sambil tunjukan karung yang dipenuhi ikan berukuran sedang dan jumbo.

Seperti diketahui, hingga akhir lomba raihan ikan kategori terberat pertama berukuran 5.2 kilogram, terberat ke dua, tiga 4.7 dan 4.5 kilogram. Gelaran lomba mancing harga tiket Rp.350 ribu itu diikuti 370 orang peserta dengan jumlah 185 lapak. Tiap lapak diisi dua orang peserta, dua joran pancing.

Lomba serupa akan kembali digelar pada satu pekan kedepan (15/4). Lomba digelar sebanyak 185 lapak, harga tiket per lapak dibandrol Rp.150 ribu . Satu lapak terdiri dari dua orang peserta dengan dua joran. Nantinya, dari sisa ikan yang masih ada panitia akan tambahkan sebanyak 4 kwintal ikan bawal dengan total hadiah sebesar Rp.7 juta. (Mas/dot)

 217 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: