Terapi Al Fasdhu, Diklaim Sebagai Solusi Efektif Pencegahan Penyakit

Mas Kus Fasdhu bersama Adang Ketua RW 08 Kedaung (foto: riki)

Mas Kus Fasdhu bersama Adang Ketua RW 08 Kedaung (foto: riki)
KEDAUNG, PLANETDEPOK.COM – Tidak bisa dipungkiri, pengobatan alternatif masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia yang tengah berusaha untuk sembuh dari penyakit.

Beberapa orang menjadikan pengobatan alternatif sebagai metode pengobatan tambahan, tapi ada juga yang hanya benar-benar mengandalkan pengobatan tradisional ini.

Seperti terapi Al Fashdu, terapi ini disinyalir menjadi salah satu metode pengobatan alternatif, yang cukup banyak dilakukan oleh orang.

Praktisi terapi Al Fasdhu, Kuswanto mengatakan, Al Fasdhu yakni pengobatan alternatif dengan cara mengeluarkan darah kotor lewat pembuluh darah menggunakan jarum, dipercaya menjadi sebuah solusi efektif untuk mencegah berbagai macam penyakit.

“Umur pria itu lebih pendek dari umur wanita, karena sepanjang hidupnya pria tidak pernah mengeluarkan darah kotor. Untuk membuang darah kotor ini, kita bisa lakukan melalui fasdhu,” ujarnya, saat ditemui di bilangan Kelurahan Kedaung Kota Depok, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga:  Dinkes Depok Grebek Jamban Helikopter

Menurutnya, Al Fasdhu atau tehnik pengobatan yang mirip dengan metode flebotomi, yang ia klaim menjadi solusi efektif untuk pencegahan penyakit.

“Al Fasdhu ini disebut mirip dengan metode flebotomi, bagi saya ini solusi efektif bagi setiap orang, untuk mencegah berbagai macam penyakit,” ucap pria yang lebih dikenal dengan nama Mas Kus Fasdhu.

Ia mengungkapkan, semua penyakit itu bersumber dari kandungan zat yang ada dalam darah, yang sering disebut darah kotor. Darah kotor tersebut, terbentuk dari makanan yang dikonsumsi, sehingga timbul berbagai macam penyakit seperti, kolesterol darah, kanker, tumor dan gula darah, serta lainnya, jika tidak dibuang.

“Jika kita tidak mengeluarkan darah kotor dalam tubuh kita, maka akan membebani fungsi kerja ginjal kita sebagai filter darah ke seluruh jaringan tubuh kita. Akibatnya bisa sakit ginjal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Peringatan HKN ke-57, Walikota Depok Inginkan Awal Pemulihan Berbagai Sektor

Selama darah kotor itu tidak dikeluarkan, ujar Mas Kus Fasdhu, darah itu akan muter saja dalam tubuh bahkan semakin banyak jumlahnya. Namun, jika darah kotor dibuang, maka sel-sel dalam tubuh akan membentuk darah baru, yang baik bagi tubuh.

“Kita buang darah kotornya, nanti kan sel – sel akan membentuk darah baru yang baik bagi tubuh, yang tidak membebani fungsi kerja ginjal,” tukasnya.

Darah kotor yang dikeluarkan, tandasnya, macam – macam warnanya, ada yang warna putih susu, hitam bahkan hijau, sementara darah yang bagus itu berwarna merah.

Mas Kus mengutarakan, selama praktek, sudah banyak pasien yang ia tangani mulai dari pejabat hingga artis, bahkan ada juga pasien yang ia tangani orang-orang medis.

Baca Juga:  Depok Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Hardiono : Perhatikan Arahan Pemerintah

“Sudah banyak, sudah tidak terhitung pasien saya, mulai dari kalangan artis, pejabat, ada juga orang medis,” terangnya.

Disinggung dimana orang bisa mendapatkan pengobatan Fasdhu darinya, Mas Kus mengatakan saat ini masih sibuk menangani pasien di luar Depok, jika ingin mendapatkan pengobatan darinya, harus bikin janji terlebih dahulu. *iki

 89 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.