Tidak Sesuai Dokumen Tender, Aliansi Mitra Penjara Desak APIP Turun ke Jembatan

 116 total views,  1 views today

Tony S & Ivan M
DEPOK, PLANET DEOOK.COM – Aliansi Mitra Penjara (AMP) menyampaikan bahwa seiring dimulainya pembangunan jembatan di Kota Depok, Konsultan Supervisi terkesan tutup mata, pasalnya sebagian kontraktor pelaksana tidak terapkan Sistem managemen keselamatan pekerjaan konstruksi dan pelaksanaan tidak sesuai dokumen tender.

Oleh karena temuan itu, AMP mendesak APIP Kota Depok Turun Ke lokasi Proyek Pembangunan Jembatan.

baca juga:  Kampung Budaya Segera Diwujudkan

“Proses tender puluhan paket pekerjaan jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok TA 2021, telah selesai, sebagian paket pekerjaan telah dilaksanakan oleh pemenang”, ujar Koordinator AMP, Ivan M. SH, Rabu (18/8/21).

Sesuai dengan hasil pantauan Aliansi Mitra Penjara, ditemukan bahwa pelaksanaan tidak sesuai dengan dokumen terder, dimana persyaratan perusahaan memiliki kemampuan menyediakan peralatan utama Concrete Mixer Min. 0,35 m3 dan Vibrator Beton.

baca juga:  Capai 100℅, Gedung Pramuka Siap Diresmikan  Wali Kota Depok

“Kalaupun ada Concrete Mixer belum tentu berfungsi, serta Petugas K3 yang memiliki Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, yang merupakan syarat kemampuan perusahaan menyediakan personel manajerial”, ungkapnya.

Salah satu pekerjaan jembatan di kota depok yang sedang dilaksanakan

Senada dengannya, Tonny S, SH, M.H mengatakan, disebagian lokasi tidak ditemukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

baca juga:  Pemkot Depok Ajukan 30 Usulan Pembangunan ke Provinsi Jabar

“Seperti Alat Pelindung Kerja (APK) dan Alat Pelindung Diri (APD) serta Fasilitas Sarana, Prasarana dan alat kesehatan yang tertuang dalam item harga satuan”, paparnya. *rik

%d blogger menyukai ini: