Wakil Walikota Depok Apresiasi Disdik Launching Pembinaan Buta Aksara Al-qur’an

IBH

IBH
BALAIKOTA, PLANET DEPOK. COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengadakan Webinar Launching  Program Keaksaraan Fungsional Pembinaan Buta Aksara Al-qur’an, Senin (28/6/21).

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, mengapresiasi kegiatan tersebut, pasalnya tema webinar sejalan dengan Visi Kota Depok yakni Depok sebagai Kota Niaga dan Jasa yang Ramah Lingkungan dan Religius.

“Religius ini masuk ke dalam RPJP sehingga religius harus masuk ke dalam kegiatan-kegiatan yang ada. Kemarin kami sudah melaunching bantuan intensif rohani, hari ini Dinas Pendidikan launching pembinaan buta aksara al-qur’an”, ujarnya dalam sambutan.

Islam menurut Imam, adalah pedoman yang harus di ketahui, di ajarkan dan di pahami dalam kehidupan supaya kelak mendapat kebahagiaan di akhirat, hal ini dapat dipelajari di dalam al-qur’an, namun tidak sedikit umat Islam yang belum bisa membaca al-qur’an.

Baca Juga:  PSBD Tiga Serangkai Gelar Khataman Kenaikan Tingkat Ilmu dan Kanuragan Seni Bela Diri

“Program ini sangat bagus sekali, bahkan menurut saya harus ada data mengenai berapa banyak warga Depok yang belum bisa membaca al-qur’an ke depan, semoga tidak ada lagi warga Depok yang belum bisa membaca al-qur’an”, harapnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan keinginannya mengenai program yang lebih dahulu di terapkan di provinsi Jawa Barat (Jabar), yakni bukan hanya memberantas buta aksara al-qur’an namun juga menargetkan satu Kelurahan satu hafiz quran.

Baca Juga:  Hardiono Dorong Wisudawan NF Manfaatkan Industri 4.0 Buka Peluang Usaha

“Semoga di Kota Depok program tersebut dapat terlaksana, bahkan kita tingkatkan lagi menjadi lima hafiz quran dalam satu Kelurahan, sehingga kita memiliki banyak penghafal al-qur’an”, imbuhnya.

Bahkan, dia kembali berharap, kelak salah satu syarat kelulusan anak SD adalah bisa membaca al-qur’an, pasalnya hal itu sudah di terapkan di beberapa sekolah, bahkan anak SD sudah hafal 30 juz.

Menghafal al-qur’an, tegasnya, bukan sesuatu yang merugikan, dengan banyaknya penghafal Al-qur’an hal itu dapat membawa keberkahan bagi penghafal itu sendiri dan sekitarnya.

Penghafal qur’an dapat masuk sekolah negeri baik jenjang SD, SMP atau SMA, Imam percaya bahwa dengan banyaknya penghafal al-qur’an baik yang sudah 30 juz atau belum, akan membawa keberkahan bagi kota Depok. Dia pun berharap, kelak terdapat program beasiswa perguruan tinggi kepada para penghafal al-quran

Baca Juga:  Pemkot Larang Pemutaran "Kucumbu Tubuh Indahku"

“Sekali lagi saya sangat mengapresiasi program pembasmian buta aksara al-quran ini. Bismillahirrahmanirrahim, program fungsional pembinaan buta aksara al-quran saya buka,” pungkasnya. *cky

 805 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.