Walikota Depok Akhirnya Tetapkan Semua Satuan Pendidikan Gelar PTMT 100 Persen

Walikota Depok Mohammad Idris

Walikota Depok Mohammad Idris
BALAIKOTA, PLANETDEPOK.COM – Tidak diperkenankannya Kepala Daerah membuat syarat baru dalam PTMT 100 persen, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akhirnya menetapkan seluruh jenjang satuan pendidikan di Kota Depok, mulai besok, Senin (24/1/2012) melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) 100 persen di sekolah.

Pelaksanaan tersebut, sebagaimana diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tertanggal 21 Desember 2021 Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021 dan Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Jumat (21/2/2022) Walikota Depok Mohammad Idris merasa khawatir dan masih mempertimbangkan pelaksanaan PTMT 100 persen dilaksanakan senin besok, lantaran ada siswa dari 4 sekolah di daerah Kecamatan Sawangan, yang terserang varian omicron dan menularkan 27 siswa dalam satu kelas.

Baca Juga:  Pemberitahuan Kepada Pelanggan Asasta

“Besok semua jenjang sudah melaksanakan PTMT 100 persen. Meliputi SD, SMP, SMA, TK, bahkan PAUD sudah berjalan PTMT 100 persen,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Penangan Covid-19, di Aula Edelweis, lantai 5, Balai Kota Depok, Minggu (23/1/2022).

Selama PTMT 100 persen berlangsung, kata dia kantin yang ada di sekolah ditutup sementara. Selain itu, baik siswa maupun tenaga pendidik dan kependidikan dilarang keluar dari lingkungan sekolah saat jam istirahat.

Baca Juga:  Diskominfo Kota Depok Berhasil Sabet Penghargaan SAPA SABA Award 2022

“Kantin tidak dibuka sementara. Saat jam istirahat siswa dan seluruh tenaga kependidikan tidak diperkenankan untuk jajan di luar sekolah. Jadi, membawa bekal masing-masing,” jelasnya.

Mohammad Idris menyebutkan, jam pelajaran selama PTMT 100 persen untuk SD dan SMP yakni enam jam pelajaran. Dengan rincian, SD 35 menit per pelajaran dan SMP 45 menit per pelajaran.

“Jam istirahat 15 menit dan anak-anak ketika istirahat kita tidak perkenankan untuk keluar sekolah. Tetap di dalam kelas, maka kita anjurkan untuk bawa makanan dari rumah atau dia sudah siap sarapan secukupnya sampai selesai belajar,” tandasnya. *iki

 73 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.

Baca Juga:  Wakil Walikota Sholat Gerhana Bersama Warga