Walikota Depok Luncurkan BRT D’GOL & Bus JRC

 527 total views,  1 views today

Walikota Depok saat peluncuran BRT dan Bus JRC
DEPOK, planetdepok.com – Walikota Depok Mohammad Idris, pagi tadi, Rabu (24/03/21), meluncurkan Bus Rapid Transit (BRT) Depok Go Lancar (D’GOL) dan Jabodetabek Residence Connexion (JRC), di Terminal Margonda Depok.

Dengan begitu, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kini memiliki moda transportasi baru, bus dengan fasilitas charger dan WiFi gratis.

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan, dari jumlah penduduk Kota Depok sekitar 2,4 juta, sebesar 60 persennya merupakan komuter atau orang yang bepergian ke suatu kota, untuk bekerja dan pulang kembali ke kota tempat tinggalnya setiap hari.

“Kebanyakan masih menggunakan kendaraan pribadi, sebagai alat transportasi pergi dan pulang bekerja”, katanya.

Untuk itu, Pemkot Depok berupaya mengalihkan warganya dari penggunaan kendaraan pribadi ke umum, sehingga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Sedikit demi sedikit Pemkot Depok terus berinovasi dalam penerapan moda transportasi terintegrasi dengan TransJakarta, kini kami memiliki transportasi baru BRT D’Gol bus JRC,” paparnya,

Dijelaskannya, kedua bus tersebut, tidak hanya memberikan kenyamanan, namun juga ada fasilitas pendukung. Seperti WiFi gratis khusus bus JRC dan colokan charger hp.

baca juga:  Selesai Dikerjakan, Taman Kelurahan Serua Tunggu Diresmikan

“Kami memberikan sejumlah fasilitas dalam moda transportasi baru ini, khusus untuk JRC selain semua kendaraan ber-AC, juga ditambahkan fasilitas WiFi, konektor sambungan USB charger hp dan akan ditambah fasilitas TV,” bebernya.

Dengan adanya penambahan moda transportasi baru itu, Idris meminta, masyarakat Depok dapat beralih ke transportasi umum baru tersebut.

“Dalam penyediaan moda transportasi umum baru ini, kita kerjasama dengan PPD, selalu pihak BUMN dan KAD Miniarta selaku pihak swasta di Kota Depok”, pungkasnya.

Dirut Perum PPD, Pande Putu Yasa mengungkapkan, dalam penyedia armada bus bagi JRC Kota Depok, pihaknya telah menyiapkan armada yang cukup dengan sehari perjalanan tiga trip.

“Waktu pelayanan bus setiap tiga jam sekali selama tiga kali trip pergi dan 3 trip pulang. Target setiap perjalanan sekitar 1,5 jam jarak tempuh ke lokasi yang dituju,” tekannya.

Sebagai penyedia armada bus, Putu Yasa menyebutkan dukungan dari stakeholder lain yakni BPTJ untuk membuat trayek lain.

“Untuk D-Gol kami membuka trayek Terminal Depok-Terminal Jatijajar, lalu JRC melayani trayek Perum Candi Sawangan-MRT Lebak Bulus dan Sub Terminal Sawangan-Juanda Jakarta via tol Sawangan,” bebernya.

baca juga:  DLHK Diharapkan Segera Bangun Taman Terpadu Kelurahan Cisalak

Adapun tarifnya, tambahnya, cukup terjangkau. PPD mematok tatif angkutan D’Gol Rp. 7.000 dan JRC tertinggi Rp. 25 ribu sampai Rp20 ribu.

“Dalam JRC sampai ke lokasi kami mempunyai standar waktu sampai 1,5 jam untuk bisa sampai ke tujuan,” imbuhnya.

Putu menjelaskan, untuk kapasitas penumpang, bus JRC jika normal ukuran besar 38 orang dan bus kecil 18 orang. Namun karena pandemi kapasitas kami kurangi untuk bisa menerapkan jaga jarak, mencapai 70 persen,” pungkasnya.

Sekretaris Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti mengungkapkan, BPTJ punya indikator kinerja yang berat, tahun 2019 RITJ modal share ditargetkan 60 persen, tercapai 32 persen.

“Tahun 2020 sampai sekarang, karena menghadapi kondisi yang kurang baik, mudah-mudahan, dengan persyaratan prokes yang ketat, masyarakat masih menggunakan angkutan umum”, harapnya.

Polana menyatakan, BPTJ sangat apresiasi adanya BRT dan JRC di Kota Depok, lantaran masyarakat yang bisa gunakan angkutan pribadi, bisa beralih ke angkutan umum.

“JRC disiapkan untuk menarik minat masyarakat dari kendaraan pribadi ke umum, dengan pelayanan level of servise yang beda”, utasnya.

baca juga:  Perencanaan Amburadul, Pekerjaan Drainase Di RW 01 Cimanggis Asal Jadi

Ketua Koperasi Angkutan Darat (KAD) Miniarta Tunggul Siahaan mengatakan, sementara ini, Miniarta baru menyediakan 2 armada untuk BRT dan JRC, kedepan pihaknya akan menambahkan lagi armadanya.

“Ini bentuk komitmen Miniarta dalam ikut membangun Kota Depok bersama Pemkot Depok, dalam melayani kebutuhan masyarakat “, utaranya.

BRT ini melayani Masyarakat Depok untuk berkeliling jalan Margonda Raya yang meliputi Balai Kota Depok, Dmall, Detos, Margo City, Pesona Square, dan Ramayana.

Sedangkan layanan JRC dengan rute terbaru Terminal Sub Sawangan – Juanda Jakarta via Tol Sawangan – MRT Fatmawati – Bundaran Senayan pada jam keberangkatan 05:30, 06:00, 06:30 dan jam kepulangan 16:30, 17:30, 20:00 WIB. Untuk tarif dalam masa uji coba yang sangat terjangkau yaitu Rp 25.000.

Kemudian, layanan JRC dengan rute terbaru Garden at Candi – MRT Lebak Bulus via Pool Ciputat – UIN berada pada jam keberangkatan 05:30, 06:00, 06:30 dan jam kepulangan 16:30, 17:30, 20:00 WIB. Untuk tarif dalam masa uji coba yang dipatok sebesar Rp 20.000. *riki

%d blogger menyukai ini: