Warga Sidamukti Nobar G30S/PKI Bersama Hardiono

SUKAMAJU, planetdepok.com – Bertepatan dengan peristiwa Pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) tahun 1965 silam, Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Depok Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter peristiwa G30S/PKI, bersama warga Kampung Sidomukti, Senin (30/9/19), dihalaman MI Daarul Falah II, Jalan H Dimun gg Hidayah RT. 05/06 Kel. Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok.

Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT 2 Sekber Wartawan Kota Depok. Tampak hadir dalam Nobar tersebut Lurah Sukamaju Nurhadi, Ketua LPM Sukamaju Sukmawan, Babinsa Koramil Sukmajaya, Ketua RW 06, Ketua RT. 05, Tomas, Toga serta masyarakat kampung Sidamukti.

Lurah Sukamaju Nurhadi mengatakan, film dokumenter tersebut penuh dengan nilai sejarah, bisa jadi pembelajaran anak-anak agar jiwa cinta Tanah Air Indonesia, semakin tinggi dan melekat dalam jiwa mereka. “Dengan film ini kita bangkitkan jiwa Nasionalisme dan patriotisme. Semoga anak-anak kita menjadi bibit yang unggul”, tukasnya.

Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono menyampaikan, pada tanggal ini merupakan hari bersejarah, pernah dialami bangsa Indonesia tahun 1965 yakni peristiwa kemanusiaan pemberontakan G30S PKI. “Anak kita belum alami hal ini, Maka agar mereka tahu sejarah, kita nonton film dokumenter ini”, ujarnya.

Hardiono menegaskan, film dokumenter tersebut dapat mengingatkan anak dan kita semua, tentang adanya peristiwa kejam yang datang dari dalam negeri sendiri tapi fahamnya dari negara luar. “Jadi pada saat itu, kita diadu domba. Jadi jangan sampai peristiwa ini terjadi lagi, karena hilangkan nyawa manusia, itu dilaknat oleh Allah SWT, hal ini tidak boleh terjadi lagi di Indonesia terutama di Depok”, tekannya.

Dengan adanya aparat Pemerintah dan keamanan negara, Dia meminta bersama jaga persatuan, pasalnya Indonesia ada 4 pilar kebangsaan yang harus di fahami yakni, Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

” Indonesia kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan pulau. Dengan film ini, sejarah kelam itu agar tidak boleh lahi terjadi di bumi Indonesia”, unggahnya.

Sekda meminta, dalam kehidupan berbangsa berbangsa dan bertanah air, mari jaga persatuan kesatuan, juga jaga ketentraman di wilayah Indonesia.

Setelah sambutan, acara tersebut dilanjutkan dengan tanya jawab dengan masyarakat, lalu Hardiono dengan masyarakat, Nobar Film Dokumenter G30S PKI. *cky

 231 total views,  2 views today

%d blogger menyukai ini: