Wawalkot Harapkan ICMI Depok Bantu Naikkan IPM & Laju Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (foto: riki)

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (foto: riki)
MARGONDA, PLANETDEPOK.COM – Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengharapkan, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Depok, bisa membantu menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mencari rumus agar warga Depok, bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca pandemi.

Dengan adanya ICMI di Depok, ujarnya, diharapkan bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Benar yang tadi disampaikan Pak Sri, bahwa IPM Depok urutan 3 tertinggi di Jabar,, tapi dengan adanya ICMI, saya berharap IPM Depok bisa naik dan menjadi juara di Jabar,” tukasnya, saat sambutan usai Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat Prof. Dr. Muhammad Najib, melantik Pengurus ICMI Orda Kota Depok, Periode Tahun 2022 – 2027, di Savero Hotel, Jalan Margonda Raya, Depok, Minggu, (20/3/2022).

Selain IPM, dia juga berharap ICMI bisa mendidik para anak muda, pasalnya Depok punya bonus demografi 70 persen, dimana jumlah anak-anak dan Lansia sedikit.

“Ini sangat kita butuhkan, untuk bisa mencapai Indonesia Emas 2045, untungnya beberapa negara maju seperti di Jepang, sudah tidak alami bonus demografi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Indahnya Berbagi Katar Kelurahan Cipayung Berbagi Takjil Ke Pengguna Jalan

Tapi di Indonesia, tambahnya, potensi anak muda usia produktif justru muncul dari 2021 hingga 2045.

“Harapan saya, ICMI bisa membangun Depok, untuk dibanggakan di Indonesia dan dunia,” tekan IBH, yang juga sebagai Ketua Dewan Penasihat ICMI Orda Kota Depok

Peran ICMI, lanjut Imam, harus bisa di rasakan masyarakat Depok, sama dengan masyarakat lainnya yang tengah alami keterpurukan ekonomi.

“Nah, untuk itu ICMI harusnya yang membantu cari rumus, agar warga Depok bangkit dari keterpurukan ekonomi. Dengan terpuruknya ekonomi kita, maka pertumbuhan ekonomi Kota Depok turun 2 persen, jadi minus 1,2 persen. Untungnya, di tahun 2022, naik menjadi 3,29 persen. Tahun 2022 ini, saya rasa harus jadi momentun untuk kembali reborn di atas 6 persen,” utasnya.

Ditempat yang sama, Ketua ICMI Orda Kota Depok, Sri Harjanto mengungkapkan, sebagai salah satu ormas di Kota Depok, telah menyiapkan diri untuk berkontribusi dalam proses transformasi kota Depok. Serta berkolaborasi bersama-sama dengan berbagai pemangku kepentingan, warganya, pelaku ekonomi, ormas-ormasnya, perguruan tinggi, dan pemerintah kotanya.

Baca Juga:  Disdagin Berikan Pembinaan Kedislipinan Petugas UPT Pasar Tradisional

“Semangat kami adalah semangat kolaborasi dan kohesi, untuk saling melengkapi bukan polarisasi, substitusi atau negasi. Niat, itikad dan upaya tersebut, ditujukan untuk kebaikan, keberdayaan seluruh masyarakat dan warga Depok,” jelasnya.

Selain itu, dalam sambutannya, dia juga menyampaikan tiga bagian paparan. Pertama, tentang Transformasi, kata kunci yang menjadi arahan Presiden RI kepada ICMI, Kedua, tentang Cendekiawan – siapa dan apa karakter dan yang dilakukan, dan Ketiga tentang Konteks Ruang dan waktu ICMI Depok.

Pengurus ICMI Orda Kota Depok periode 2022-2027, terdiri dari Ketua Dewan Penasihat, Imam Budi Hartono, Ketua Dewan Pakar:, Ahmad Dimyati Badruzzaman, dan Majelis Pengurus Daerah (MPD) di ketuai oleh Sri Harjanto, dengan Wakil Ketua Agus Dwi Cahyono, Suwanto, Aan Midad Arizza, dan Bactiar Firdaus.

Sebagai Sekretaris umum adalah Nurhadi, dan Bendahara umum adalah Pujianto. Tampak 2 orang pejabat Pemkot Depok yakni Kadisdik Depok Wijayanto serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Depok, Sidik Mulyono, turut menjadi pengurus ICMI Orda Kota Depok, sebagai Kepala Bidang.

Dalam kegiatan bertema “Transformasi ICMI menuju Indonesia Emas 2045” itu, menegaskan ICMI merupakan organisasi yang berasaskan Islam dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Baca Juga:  Peringati HGN 2020, IBH Sampaikan Terima Kasih Atas Jasa Para Guru

Dalam berorganisasi, ICMI memilikt 3 sifat yakni ke- Islaman dan ke-Indonesiaan; keilmuan, kepakaran, kecendekiawanan, dan kebudayaan, serta Keterbukaan, kebebasan, kemandirian, dan kekeluargaan.

Tujuan dibentuknya ICMI adalah, mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani yang diridhoi Allah subhanahu wata’ala, dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketaqwaan, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, kecendekiawanan dan peran serta cendekiawan muslim se-Indonesia.

Dari tujuan itu, ICMI diharapkan menjadi salah satu institusi yang memperkuat interaksi Islam, sebagai kekuatan politik dengan birokrasi dan pembuat keputusan.

Dari proses interaksi itu, diharapkan keluar kebijakan-kebijakan yang berguna bagi pembangunan dan kesejahteraan umat, serta peningkatan kualitas manusia, serta pengembangan bidang spiritual. *iki

 101 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.