Sukamaju, Planetdepok.com – Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menggelar Pra Musrenbang, Selasa (13/1/2026), di Aula Kantor Kelurahan tersebut.
Lurah Sukamaju Ari Basuki menyampaikan, Pra Musrenbang itu merupakan tahapan awal penting untuk menyerap aspirasi warga, guna menyusun rencana pembangunan wilayah tahun 2027, dengan memanfaatkan anggaran Rp. 300 juta berbasis RW.
“Penyerapan aspirasi dana RW 300 juta ini, berfokus pada kebutuhan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat Kelurahan guna memastikan programnya tepat sasaran dan transparan,” jelasnya.
Ia menyampaikan, dana yang 300 juta berbasis RW ini manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh warga. Jangan ada pikiran di mereka, mencari keuntungan pribadi.
Abu sapaanya, menekankan agar setiap RW mengalokasikan dana tersebut terutama untuk memenuhi menu mandatori atau menu wajib.
“Penuhi dulu menu wajibnya, seperti wisata keberagaman, Kaca cembung, Posyandu dan insentif RW serta kepemudaan,” paparnya.
Ia menegaskan, untuk Musrenbang Kelurahan Sukamaju tahun 2026, lebih difokuskan ke pembangunan infrastruktur. Antara lain seperti, perbaikan jalan dan pembuatan drainase.
Dengan begitu, harapannya dari program ini warga merasakan benar-benar, pajak yang mereka bayar kembali digunakan buat pembangunan infrastruktur dilingkungan mereka.
“Dari pembangunan ini, masyarakat menyadari oh iya loh, pembangunan ini dan infrastruktur yang sudah kita nikmati rupanya nih dari hasil pajak yang kita bayar. Berarti, pemerintah memperhatikan mereka,” imbuh Abu.
Ia meyakini, dengan skema dana 300 juta berbasis RW, pembangunan di Kota Depok akan lebih merata lagi. Pasalnya, dana tersebut diberikan secara merata jumlahnya ke setiap RW.
Sementara itu, Camat Cilodong Zaenal Arifin usai membuka Pra Musrenbang Kel. Sukamaju mengatakan, Musrenbang tahun 2026 ini akan dilaksanakan secara online.
“Jadi saya mengarahkan, agar Pra Musrenbang dan Rembuk RW ini bisa dimaksimalkan terkait usulan-usulan dari setiap RW. Sebab, nanti Musrenbang dilaksanakan online bukan tatap muka langsung,” bebernya.
Dari Pra Musrenbang inilah, tandasnya, sudah dilakukan penajaman usulan dan memastikan agar tidak ada yang ketinggalan.
“Nanti pas Musrenbang, harapannya, semua usulan sudah diakomodir dan tinggal menentukan bersama mana saja usulan yang menjadi prioritas,” pungkasnya. (iki)





