Meruyung, Planetdepok.com – Kelurahan Meruyung Kecamatan Limo, Kota Depok, beberapa waktu lalu sudah menggelar Musrenbang di Aula Kelurahan, secara offline dan online.
Lurah Meruyung Asep Suherman, S.E., mengutarakan, usulan kegiatan dalam Musrenbang untuk tahun 2027, sesuai dengan apa yang disampaikan melalui Juklak Juknis dari Bappeda.
“Alhamdulillah, sebelum Musrenbang ini, kita mulai awal dari rembuk RW kemudian juga dilanjutkan dengan Pra Musrenbang,” ujarnya.
Selain untuk merealisasikan menu mandatory, kegiatan-kegiatan fisik yang diusulkan RW itu memang kebanyakan terkait infrastruktur.
“Terutama drainase dan jalan ya, ada juga beberapa yang menargetkan seperti gerobak sampah kemudian juga Apar,” tukas Asep.
Ia berharap, semua RW bisa melaksanakan rencana kegiatan itu, melalui Pokmas yang sudah mulai dibentuk setiap RW.
“Sekarang saya terus berkoordinasi dengan para RW, untuk semua segera membentuk Pokmas karena mungkin nanti pelaksanaan pelaksanaan kegiatan itu ada yang dilaksanakan di awal bulan,” bebernya.
Lurah Asep sangat mengapresiasi Wali Kota Depok Supian Suri, yang sudah membuat program dana RW 300 juta tersebut.
Menurutnya, itu sangat bagus karena selama ini banyak di wilayah itu kegiatan-kegiatan namun outcome dirasakan kurang maksimal.
“Saya harapkan dengan dana berbasis RW itu benar-benar bisa menghasilkan outcome bagi masyarakat, bermanfaat bagi masyarakat karena memang ini benar-benar mereka sendiri yang mengusulkan di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.
Asep mengatakan, sebelumnya ia telah menyampaikan kepada para RW untuk memilih program-program yang prioritas di RT masing-masing.
“Ini sifatnya bukan dibagi-bagi ke tiap RT, karena setiap RW kan jumlah RT berbeda-beda. Jadi saya tekankan, mencari yang paling prioritas untuk didahulukan,” utasnya.
Outcome adalah dampak, hasil, atau efek jangka menengah hingga panjang, yang timbul akibat dari suatu proses, program, atau aktivitas. (iki)





