Ganggu Kenyamanan, Warga Rangkapanjaya Minta Lurah Tertibkan Truk Angkutan Tanah

  • Bagikan

 73 total views,  1 views today

RANGKAPANJAYA, planetdepok.com – Kegiatan truk angkutan tanah yang melintasi Jalan Samudera Jaya, mulai dirasakan menggangu warga kampung Gerogol. Pasalnya, tanah yang diangkut berserakan di jalan tanpa ada petugas yang membersihkan.

Untuk itu, sejumlah warga kampung Gerogol Depok Kelurahan Rangkapanjaya, meminta Lurah maupun LPM, segera menegur dan menertibkan truk-truk tersebut dan meminta pihak mereka membersihkan jalan, agar tidak ada tanah yang berserakan.

“Sejak 3 hari kemarin, truk – truk angkutan tanah ini lewat jalan ini, parahnya mereka tidak membersihkan tanah yang tercecer ke jalan”, terang Agung warga RT. 02/02.

baca juga:  Kader PKK Sukmajaya Diharapkan Realisasikan Keterampilan Langsung ke Masyarakat

Dia membandingkan truk tersebut dengan truk angkutan tanah saat membangun SPBU Shell di dekat Saung Telaga.

“Waktu bangun SPBU yang baru di depan itu kan, ada petugas khusus yang membersihkan tanah yang tercecer ke jalan, kenapa truk yang disini tidak ada “, tanyanya.

Ketidaknyamanan itu juga dirasakan Joko warga RT. 04/02 . Dia menyebut pihak pengangkutan tanah tersebut sembrono, tidak tahu aturan dan tidak memikirkan keselamatan serta kesehatan warga kampung Gerogol.

baca juga:  Wali Kota Depok Apresiasi Bantuan Sembako Biman Foundation

“Ini jelas tidak tahu aturan dan mengabaikan kenyamanan warga sini. Liat saja kemarin pas hujan, jalan beton ini jadi becek tidak karuan dan sekarang saat panas jadi berdebu. Bisa lihat sendiri jalan samudera jaya terlihat merah, akibat tanah yang tercecer tidak dibersihkan”, bebernya.

Dia berharap, aparatur lingkungan kampung Gerogol baik RT dan RW, agar segera melaporkan hal itu kepada pihak Kelurahan maupun LPM, agar bisa ditertibkan, sehingga tidak lagi menggangu kenyamanan warga.

baca juga:  Tebar 3.5 ton Ikan, Pokja Situ Jatijajar Gelar Lomba Mancing

Berdasarkan pantauan planetdepok.com, truk angkutan tanah itu mengangkut tanah dari lahan milik Deplu, dengan akses angkut keluar melalui Jalan samuderajaya dan depok jaya agung.

Tanah yang berserakan itu, bukan hanya di kedua jalan tersebut, tapi terdampak ke jalan raya sawangan, mulai dari depan Kantor Kelurahan Rangkapanjaya hingga jalan depan pesantren Al – Hamidiyah.

Truk-truk angkutan tanah tersebut, tampak standby di area lapangan sepakbola samudera jaya, untuk bergantian masuk ke lahan galian tanah.*cky

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: