Peluncuran Jabar Cekas Penyemangat TP PKK Cegah Kekerasan Perempuan & Anak

Peluncuran Kampanye Jabar Cekas oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil & Walikota Depok Mohammad Idris (foto: dskmf)

Peluncuran Kampanye Jabar Cekas oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil & Walikota Depok Mohammad Idris (foto: dskmf)
SUKATANI, PLANETDEPOK.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, pagi tadi meluncurkan Kampanye Jawa Barat Berani Cegah Tindakan Kekerasan (Jabar Cekas), dirangkai dengan peluncuran Gerakan Madrasah dan Pesantren Ramah Anak.

Kampanye tersebut, dilakukan sebagai bentuk upaya, menekan angka kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak di Jawa Barat.

“Provinsi Jawa Barat menguatkan sebuah upaya yang sebenarnya sudah dilakukan tapi menguatkan kegotongroyongannya, kegotongroyongannya mencegah masalah yang sering hadir di kehidupan kita dalam bermasyarakat yaitu kekerasan. Kekerasan banyak tipenya, tapi spesifik untuk ini adalah kekerasan yang mengemuka terhadap perempuan dan anak,” ujar Kang Emil sapaannya, usai peluncuran Jabar Cekas, di SMAN 4 Depok, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga:  Capai Progres 77%, Walikota Depok Apresiasi Kontraktor Pelaksana Pembangunan GOR

Program Jabar Cekas, kata dia, mengkampanyekan sepuluh berani cegah tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Yakni, Berani Berbicara, Berani melapor, Berani menolak, Berani mencegah, Berani berpihak kepada korban, Berani berkata tidak, Berani melawan, Berani maju, Berani bergerak, Berani melindungi korban kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.

“Kesepuluh itu maksudnya, mulai dari hari ini dan seterusnya, kita doakan tidak terjadi lagi, tidak ada berita lagi kekerasan terhadap perempuan maupun anak,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga memperkenalkan isyarat tangan apabila mengalami kekerasan. Isyarat ini diharapkan dapat dipahami oleh semua pihak.

“Pertama dengan memperlihatkan kelima jarinya. Kedua, menekuk ibu jari, Ketiga menutupi ibu jari dengan empat jari sisanya. Ini menandakan terjadi peristiwa kekerasan dan mohon pertolongan,” ucapnya.

Baca Juga:  Ketua LPBI NU Kota Depok Ikut Deklarasikan Relawan Bela Alam

Dia mendorong semua pihak bergerak, termasuk PKK yang punya kader dan ibu-ibu yang sekolah di Sekoper Cinta.

“Di manapun kita pergi, kita matikan kita padamkan kekerasan-kekerasan melalui gerakan ini,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Elly Farida mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam upaya mencegah terjadinya kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan, sudah sampai pada tingkat Rukun Tetangga (RT).

Pencegahan, tegasnya, dilakukan baik secara preventif, kuratif dan advokatif yang selama ini bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca Juga:  Ini Bocorannya Rangkaian Kegiatan HUT Kota Depok ke 19

“Tentunya dengan adanya Jabar Cekas ini menambah semangat lagi. Mudah-mudahan Depok, Jawa Barat semuanya bisa mengurangi tindakan kekerasan dan anak-anak kita sebagaimana kita inginkan, Depok ramah anak, Depok ramah keluarga. Ini impian kita semua,” utasnya. *iki

 32 kali dilihat

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.