Walikota Depok Segera Umumkan 3 Direksi PDAM Tirta Asasta

BALAIKOTA, planetdepok.com – 4 (empat) calon Direksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok masa jabatan 2020-2025, kini sudah mengikuti tahapan tes konsultasi dan pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, hari ini, Senin Walikota Depok Mohammad Idris, melakukan tes wawancara terhadap empat orang calon Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok tersebut.

“Sebelumnya Sembilan calon yang mengikuti tahapan tes kesehatan ini, setelah mereka dinyatakan lolos saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) oleh tim Universitas Indonesia (UI), terakhir mengkuti wawancara,” kata Ketua Panpel Pemilihan Calon Dirut PDAM Tirta Asasta Depok Wahid Suryono, kepada Wartawan Senin, (15/6/2020), di Balaikota Depok.

Wahid mengatakan, Setelah Walikota melakukan Wawancara tadi, tentunya itu menjadi kewenangan Walikota.

“Intinya kami dari pansel menyeleksi yang terbaik tanpa ada tekanan dari pihak manapun untuk membantu Walikota menentukan siapa yang pantas akan menjadi Dirut, semuanya adalah kewenangan Walikota Depok,” tutur Wahid.

Siapapun nantinya yang akan memimpin PDAM Tirta Asasta Depok periode 2020-2025, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang semuanya sudah menjadi keputusan.

“Tantangannya kedepannya adalah memajukan PDAM Tirta Asasta untuk lebih baik lagi,” ungkap Wahid

Ketua Panitia yang juga sebagai Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Depok, menjelaskan, dari 24 pelamar yang ingin memimpin PDAM Tirta Asasta masa jabatan 2020 sampai 2025, hanya sembilan yang lolos administrasi. Sembilan nama yang lolos antara lain, Ade Dikdik Isnandar, Aep Saepuloh, Asep Wardana Wahyu, Mochamad Hatta Sukarno, Mohamad Syaiful Bahri, Muhammad Olik Abdul Holik, Osman Ritanto, R. Joko Sarjanoko, dan Sudirman.

Selanjutnya, kata Wahid, sembilan nama terpilih tersebut akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan dilaksanakan secara daring.

Wahid mengutarakan, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) akan dilaksanakan mulai 14 Mei, dengan agenda psikotes yang akan dilaksanakan 14-15 Mei 2020. Kemudian Ujian tertulis dengan keahlian dan rencana bisnis 18 Mei 2020, sementara presentasi makalah dan wawancara akan dilaksanakan 19 – 20 Mei 2020.

“Semua prosesnya sudah dilaksanakan secara online, dan Lulus sekarang 4 kandidat, yaitu Ade Dikdik Isnandar, Mochamad Hatta Sukarno, Muhammad Olik Abdul Holik, dan Sudirman,” kata Wahid.

Ia menambahkan, setelah mengikuti tes wawancara, Walikota nantinya akan langsung memilih tiga orang untuk dijadikan direksi.
“Nanti langsung diputuskan (Walikota, red) tapi kami belum bisa pastikan keputusannya kapan. Nanti dihasilkan tiga direksi, kemudian ditetapkan setelah itu baru akan dilantik,” paparnya.

Wahid menjelaskan, meskipun yang memutuskan tiga nama tersebut adalah wali kota, namun yang akan mengumumkan tiga direksi terpilih tetap panitia seleksi.

“Kami belum bisa pastikan kapan akan kami umumkan, nanti pansel akan terima hasil dari Pak Wali dulu, jadi kami belum bisa janji kapan akan diumumkan. Yang jelas akan diambil tiga dari empat calon direksi yang mengikuti tes wawancara,” ungkapnya. *cky/adi

 37 total views,  1 views today