HUT 75 PGRI & HGN 2020, Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar

GDC, planetdepok.com – Diakhir puncak HUT ke 75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, yang digelar di Aula Gedung PGRI Kota Depok, Rabu (25/11) di jalan Boulevard GDC, Colodong, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, meminta para guru tetap semangat, agar merdeka belajar dapat terwujudkan.

Kadisdik Kota Depok M. Thamrin mengatakan, biasanya HUT PGRI begitu meriah seminggu sebelumnya, lantaran situasi pandemi, maka segala kegiatan lombanya, dilakukan secara terbatas dan virtual.

“Walaupun secara virtual, kita tetap laksanakan kegiatan ada webinar, lomba band, nyanyi solo, melukis lomba Tendik, MTQ, semua ada, mulai dari seni, religinya, akademiknya, cuma tidak ada olahraga,, tukasnya.

baca juga:  Tingkatkan Etos Kerja, 275 TPK Non ASN SD Negeri Tapos Ikuti Sosialisasi Kerja

Ia memberikan apresiasi luar biasa kepada para guru, pasalnya selama proses pembelajaran 8 bulan, guru telah luar biasa berikan materi pembelajaran walau dalam pandemi, tetap sebagai guru berikan pengabdian, tetap semangat dan loayal mencerdaskan anak bangsa, khususnya di Kota Depok.

“Kita sedang persiapan tahun ajaran 2020/2021 semester kedua, ada wacana belajar tatap muka di sekolah. Nanti kita berikan pedoman khusus yang sama-sama, harus kita ikuti, jangan sampai ada cluster baru sekolah, setelah tatap muka di sekolah dilakukakan”, ujarnya.

Thamrin memaparkan, sejak 2017 hingga kini, Walikota Depok bersama Disdik, terus melakukan peningkatan kesejatraraan para guru, dari tahun ke tahun.

baca juga:  299 Siswa SD Wilayah Tengah Ikuti FL2N

“Sebelumnya gaji guru honorer bervariasi, ada yang 300 ribu sampe 1 juta, mulai tahun 2017 kita tarik alokasi dari APBD Depok lewat dana BOS daerah, dengan lakukan standarisasi gaji guru honorer, minimal 1,5 paling tinggi mendekati 4 jt, berdasarkan masa kerja dan keahliannya”, ungkapnya.

Pada 2020, tandasnya, disupport dengan jaminan kecelakaan kerja dan kematian BPJS Ketenagakerjaan dan jaminan kesehatan BPJS, preminya bulan November – Desember di bayar oleh APBD Depok. Kelasnya pun naik dari kelas 3 jadi kelas 2 pelayanannya. Hal itu dilakukan sebagai meningkatkan kesejahteraan guru.

Dia menjelaskan, Walikota Depok telah merekomendasikan dan disetujui Kementerian, agar guru honerer di SD SMP negeri yang sudah lulus sertifikasi, mulai bulan kemarin, sudah dapat tunjangan sertifikasi.

baca juga:  SMPN 20 Gelar Pentas Seni

“Walikota yang berikan rekomendasi, hingga di kementeian setuju, diberi haknya sama seperti guru PNS”, utasnya.

Thamrin menyampaikan, sejak tahun ini, telah fasilitasi, semua guru honor PNS, 1 tahun harus punya 2 sertifikat untuk pengembangan diri, agar tidak jalan di tempat.

Walau situasi pandemi, Thamrin mengatakan, siswa dan guru tetap upayakan, tingkatkan dan kembangkan bakat minat siswa. Dengan begitu, Ia meminta agar para guru tetap semangat, guna mewujudkan merdeka belajar. *cky

 29,122 total views,  1 views today

%d blogger menyukai ini: