SWI Jepara Siap Perjuangkan Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional

Ketua DPD SWI Jepara Andrie Once (foto: gun)

Ketua DPD SWI Jepara Andrie Once (foto: gun)
JEPARA, PLANETDEPOK.COM – DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Jepara, siap mendukung dan memperjuangkan Ratu Kalinyamat, masuk sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Hal itu muncul tatkala SWI Jepara sedang memonitor kegiatan diskusi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) ,di atas Kapal Dewa Ruci yang sedang bersandar di dermaga Kolinlamil, Pangkalan Angkatan Laut, Jakarta, Kamis, 11 Agustus lalu.

Ketua DPD SWI Jepara Andrie Once didampingi Pengurus Serta Pembina SWI Padmono Wisnugroho di sekretariat menyampaikan, pihaknya harus malu kalau masyarakat Jepara, diam tidak mendukung Ratu Kalinyamat, masuk dalam jajaran Pahlawan Nasional Indonesia.

“Walaupun saya pribadi bukan asli jepara, lahir dan besar di Jakarta, tapi sifat asli sebagai anak bangsa adalah berpedoman, Dimana bumi di pijak, Disitu langit di junjung,” ujar Once dalam siaran pers, yang diterima planetdepok.com, Selasa (16/8/2022).

Ia menyatakan, SWI Jepara akan sangat mendukung dan siap memperjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan Nasional. Pasalnya, jiwa kepahlawanan Ratu Kalinyamat itu sudah di akui dunia.

“Dari data otentik, bukti empiris, naskah akademik, bukti analisa kajian akademik, hingga perjuangan Ratu Kalinyamat mengusir orang asing dari nusantara semua ada,” tegasnya.

Senada, Anggota DPRD Kab. Jepara sekaligus pembina SWI Jepara, Padmono Wisnugroho mengatakan, dari sisi politis dan ekonomi, Ratu Kalinyamat sudah menjalankan politik bebas aktif.

Yaitu, unggahnya, Ratu Kalinyamat bebas berdagang dengan siapa saja dan dengan Negara mana saja.

“Terbukti ada  pelabuhan besar di Jepara pada masanya, dimana pelabuhan tersebut untuk meningkatkan perekonomian,” tuturnya.

Wisnu mengisahkan, Ratu Kalinyamat pernah menyerang portugis dan dikejar sampai  ke Malaka hingga ke Aceh, Jiwa nasionalisme untuk rakyatnya sudah tertanam.

“Selain Putri dari kerajaan dari Kerajaan Demak, Ratu Kalinyamat memiliki pemikiran, yaitu kita harus merdeka dari rongrongan dan penjajahan asing,” bebernya.

“Masalah ekonomi bisa menjalin kerja sama dengan siapa saja, tapi ketika ada orang asing yang ingin memiliki, ingin menjajah, ingin mengatur kita,
Mereka harus di usir, Itu sebagian jiwa kepahlawanan dari ratu Kalinyamat, ” Terang wisnu.

“Ratu Kalinyamat skala nya sudah internasional pada jamannya, bukan hanya untuk bumi jepara pergerakanya, tapi untuk seluruh nusantara.”

Lebih lanjut Pembina SWI Jepara itu menguraikan, SWI bersama masyarakat Jepara, harus bisa mentauladani Ratu Kalinyamat sebagai tokoh yang Budho Sinja  Lungkar Busono.

“Banyak masyarakat yang mengartikan bahwa, Ratu Kalinyamat meninggalkan urusan dunia, bukan hanya meninggalkan urusan dunia, lebih dari itu,” sergahnya.

Dengan Lungkar Busono Ratu Kalinyamat, terang Wisnu, telah mengorbankan semua harta kekayaan nya untuk masyarakat Jepara.

Semua hartanya, imbuhnya, di tinggalkan untuk membangun armada, membangun perekonomian dan masih banyak lainnya pengorbanan untuk Jepara khususnya.

“Dari sinilahlah, warga Negara Indonesia harus tahu dan mengenalnya, serta dijadikan tauladan perjuangannya, Tak kenal Maka Tak sayang, Berkaca, Apa yang sudah kita perbuat untuk indonesia, dan jangan hanya kenal nama Ratu Kalinyamat, tanpa tahu perjuangan dan pengorbanannya, khususnya jepara,” pungkasnya . *iki

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: planetdepok.com@gmail.com Terima kasih.